Categories: Pekanbaru

Pansus Teliti Ranperda sebelum Disahkan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pansus Ranperda Ketertiban Umum (Tibum) dan Ketentraman Masyarakat DPRD Kota Pekanbaru terus melakukan rapat singkronisasi dengan OPD terkait sebelum disahkan menjadi perda. Ini dimaksud agar setelah menjadi Perda dapat diterapkan, tanpa ada bertentangan dengan aturan di atasnya.

Untuk diketahui, pansus ini merevisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 tahun 2002 tentang Ketertiban Umum yang dinilai perlu dilakukan revisi dengan kondisi perkembangan Kota Pekanbaru saat ini. "Semua masih ditelaah, dan jangan sampai begitu Perda disahkan bertabrakan dengan peraturan yang lebih tinggi," kata Ketua Pansus Robin Eduar kepada wartawan, Rabu (7/7).

Rapat singkronisasi dilakukan Selasa (6/7) kemarin di ruang Paripurna Gedung Balai Payung Sekaki, Robin Eduar didampingi dua anggota pansus lainnya Sovia Septiana dan Rois.

Yang dipanggil untuk rapat singkronisasi adalah langsung penegak Perda, Satpol PP Kota Pekanbaru, Dinas Perhubungan, Bidang Hukum Pemko Pekanbaru dan Tenaga Ahli.

Dalam pembahasan Ranperda ini juga disebutkan ada aturan untuk penertiban dan penanganan gelandangan dan pengemis,  dan juga keberadaan bangunan liar yang sudah lama menjadi perhatian dan merusak citra Pekanbaru.

Selain itu juga, membahas soal pembangunan yang dengan sengaja menutup drainase, ini dikatakan ada tindakan dan sanksi tegas terhadap pelakunya.

Saat ditanya, kapan Ranperda ini disahkan? Robin menegaskan pihaknya akan membahas sampai nanti menjadi Perda dan maksimal dijalankan demi tujuan Perda.

"Kami tidak mau terburu-buru, takutnya nanti kualitas Perda tidak baik, jadi biar kami bahas dengan matang dan dengan Analisa yang baik untuk semua pihak supaya ketika disahkan bisa maksimal dijalankan," tuturnya.

Setelah ini, disampaikan Robi lagi, pihaknya kembali akan mengagendakan rapat singkronisasi setelah itu baru finalisasi dan lanjut pengesahan paripurna.(lim)

Laporan AGUSTIAR, Kota

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Resahkan Warga, Dua Warung Remang-remang di Kuantan Mudik Ditertibkan Polisi

Polsek Kuantan Mudik menertibkan dua warung remang-remang di Bukit Betabuh setelah menerima keluhan warga. Lima…

13 jam ago

PETI di Kampar Kiri Digerebek, Satu Operator Ekskavator Diamankan Polisi

Polisi membongkar aktivitas PETI di Kampar Kiri Hulu dan mengamankan operator ekskavator. Sejumlah peralatan tambang…

20 jam ago

Warga Rambah Sempat Krisis Air Bersih, Ternyata Kabel Pompa Dicuri

Warga Rambah sempat kesulitan air bersih setelah kabel pompa distribusi di Desa Pawan dicuri. Aliran…

20 jam ago

Dosen Unilak Bekali Siswa SMKN 1 Kandis Jurus Branding Digital dan Hitung Harga Jual

Dosen Unilak membekali siswa SMKN 1 Kandis dengan kemampuan digital branding dan menghitung HPP untuk…

2 hari ago

Air Sungai Singingi Kembali Keruh, PETI Diduga Jadi Penyebab

Air Sungai Singingi kembali keruh setelah PETI diduga beraksi. Warga meminta aparat meningkatkan razia demi…

2 hari ago

Tempuh 192 Km Selama 22 Jam, Goweser Paliko Siap Meriahkan Gowes Merdeka 2026

Tempuh 192 km selama 22 jam, tiga Goweser Paliko dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota hadir…

2 hari ago