Categories: Pekanbaru

Penertiban Pak Ogah Belum Efektif

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Keberadaan Pak Ogah di banyak u-turn di jalan-jalan dalam Kota Pekanbaru masih banyak ditemui. Upaya Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Perhubungan (Dishub) yang mengklaim terus melakukan menertibkan terhadap Pak Ogah terbukti tidak efektif.

Pantauan Riau Pos, sejumlah jalan yang banyak beraksi Pak Ogah adalah di Jalan Tuanku Tambusai, Jalan HR Soebrantas, Jalan Soekarno Hatta, dan juga Jalan Jenderal Sudirman.

Aksi Pak Ogah ini sendiri dinilai menjadi salah satu penyebab kemacetan arus lalu lintas. Sehingga mereka kerap ditertibkan, namun kembali lagi beraksi.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dishub Pekanbaru Yuliarso mengakui keberadaan Pak Ogah
bukan membuat arus lalu lintas menjadi lancar, tetapi malah membuat kemacetan. Apalagi saat jam sibuk seperti di sore hari. Pasalnya mereka mengutamakan kendaraan yang hendak berputar arah pada u-turn dengan mengharapkan imbalan. ”Kami sudah beberapa kali melakukan penertiban. Patroli rutin terus dilakukan untuk menjaring Pak Ogah ini,” ujar Yuliarso, Selasa (7/5).

Meskipun sudah dilakukan penertiban, Yuliarso katakan mereka kembali melakukan aksinya kembali ke u-turn. ”Dishub melakukan penertiban dengan sejumlah pihak seperti Satpol PP, Dinas Sosial, dan forum lalu lintas. Bahkan di antara mereka juga sudah diserahkan ke dinas sosial dan diminta untuk tidak lagi mengatur lalu lintas di u turn lagi,” ujar Yuliarso.

Agar penertiban bisa efektif, Yuliarso mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan uang atau tips kepada Pak Ogah. ”Kepada pengendara kami harapkan tidak memberikan tips kepada Pak Ogah. Kami akan terus melakukan razia,” katanya.(dof)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Bangunan Bersejarah Rohul Dibersihkan, Pj Sekda Ajak Hidupkan Goro

Pj Sekda Rohul pimpin goro Selasa Bersih di kawasan aset bersejarah Pasirpengaraian untuk menjaga kebersihan…

1 jam ago

Tinggal Tunggu SK Mendagri, 19 Desa di Rohul Siap Naik Status

Sebanyak 19 desa persiapan di Rohul tinggal menunggu penetapan kode desa dari Mendagri untuk menjadi…

4 jam ago

30 Ton Ikan Mati, DPRD Minta DLH Transparan Soal Sungai Tapung

DPRD Kampar mendesak DLH segera merilis hasil uji dugaan pencemaran Sungai Tapung setelah 30 ton…

4 jam ago

BPNT Segera Cair di Meranti, 41 Ribu KK Masuk Daftar Penerima

Sebanyak 41 ribu KK di Meranti akan menerima BPNT berupa beras dan minyak. Jumlah penerima…

5 jam ago

Mulai Jumat Ini, ASN Kuansing Kerja dari Kecamatan, Wajib Naik Sepeda!

Pemkab Kuansing terapkan WFH tiap Jumat mulai 24 April. ASN bekerja di kantor camat sesuai…

5 jam ago

146 Peserta Berebut Beasiswa Penuh YPCR 2026, Ini Tahapan yang Harus Dilewati

146 peserta mengikuti seleksi Beasiswa YPCR 2026 di PCR Pekanbaru. Dari 732 pendaftar, hanya sebagian…

5 jam ago