Categories: Pekanbaru

Tempat Hiburan Malam Dibangun Dekat Masjid dan Sekolah, Warga Menolak

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Warga di tiga kelurahan yaitu Kelurahan Tuah Karya, Kelurahan Simpang Baru, dan Kelurahan Tuah Madani, Kecamatan Tampan menolak keras berdirinya tempat hiburan malam (THM) di wilayahnya. Salah satu alasan warga menolak karena lokasi tempat hiburan itu berdekatan dengan sarana ibadah umat Islam (masjid). 

Tak hanya satu masjid, tapi banyak masjid. Seperti Masjid Raya Al-Muttaqin yang merupakan Masjid Paripurna Kecamatan Tampan, Masjid Darul Jannah, Masjid Darussalam, Masjid Al-Fajar, Masjid Mukhlsin, Masjid Khairul Anam, Masjid al-Sajadah, Masjid Nurul Ihsan, Masjid Paripurna Kelurahan Tuah Madani, Musalla Baitul Quran, Musalla Istiqomah dan Musalla Al-Ikhlas. 

Selain berdekatan dengan sarana ibadah umat Islam, lokasi tempat hiburan malam yang saat ini sedang proses pembangunan juga berdekatan dengan lembaga pendidikan (sekolah). Seperti MTs, PDTA Al-Muttaqin, TK-SDIT al-Fitya, TK-SDIT-SMPIT Insan Utama, SDIT Taskim, PDTA Darul Jannah, SDN 181, SDN 37, dan SDN 136. 

Ketua RT 01/RW 19,  Kelurahan Tuah Karya Hendri Siswanto mengatakan, tak hanya warga di Kelurahan Tuah Karya saja yang menolak berdirinya tempat hiburan malam itu. Tapi juga warga di Kelurahan Simpang Baru, dan Kelurahan Tuah Madani.

Ia mengatakan, surat penolakan sudah ditandatangani warga, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.Surat ditujukan kepada Wali Kota Pekanbaru dan ditembuskan ke MUI Kota Pekanbaru, Satpol PP Kota Pekanbaru, Polsek Tampan, Camat Tampan dan Lurah Tuah Karya. 

"Kami buat surat penolakan pada 14 Agustus 2018 lalu. Dan surat sudah kami sampaikan kepada Wali Kota Pekanbaru. Namun sampai saat ini, sudah masuk 2020, tidak ada respon dari pemko maupun dinas terkaitnya. Pembangun masih saja terus berjalan hingga saat ini," ujarnya kepada Riau Pos, kemarin.

Karena itulah warga kemudian memasang spanduk berisi penolakan yang dipasang di depan ruko yang sedang dibangun untuk dijadikan tempat hiburan malam tersebut. Spanduk berwarna merah itu sempat dibongkar oknum berpakaian loreng namun kembali dipasang oleh warga.(ade)

 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Sidang Korupsi Abdul Wahid, Saksi Sebut Dana Rp1 Miliar Dilaporkan Langsung ke Gubernur

Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…

6 jam ago

Kasus Penyerangan Pekerja PT SBP, Korban Bertambah dan Pelaku Belum Ditangkap

Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…

14 jam ago

Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi MBG, Eks Kepala BGN dan Dua Wakilnya Ditahan

Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…

15 jam ago

Gaji Juni dan Gaji Ke-13 ASN Rohul Cair Bulan Ini

Pemkab Rohul menyiapkan anggaran Rp90,67 miliar untuk pembayaran gaji Juni, gaji ke-13 ASN, dan Siltap…

15 jam ago

40 Bikers Honda Adu Kemampuan di Safety Riding Regional Competition 2026

Sebanyak 40 bikers Honda dari berbagai komunitas mengikuti Safety Riding Regional Competition 2026 di Kampar…

15 jam ago

RS Awal Bros Pekanbaru Raih Penghargaan Menteri Kesehatan atas Capaian Imunisasi Nasional

RS Awal Bros Pekanbaru menerima penghargaan Menteri Kesehatan RI atas capaian layanan imunisasi program terbanyak…

15 jam ago