karhutla-di-tiga-daerah-sudah-padam
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah menghanguskan belasan hektare lahan di Provinsi Riau pada pekan pertama Januari. Namun, kobaran api di atas permukaan lahan gambut telah berhasil dipadamkan. Hal ini diungkapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Edwar Sanger kepada Riau Pos, Selasa (7/1) petang. Dikatakan Edwar, pihaknya telah melakukan penanganan secara baik terhadap kebakaran lahan tersebut.
"Kebakaran lahan itu sudah ditangani BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni dan instansi setempat. Api sudah padam," ungkap Edwar Sanger.
Pada awal tahun ini, diakui mantan Penjabat Wali Kota Pekanbaru itu, karhutla telah terjadi di beberapa kabupaten/kota di Bumi Lancang Kuning. Kebakaran itu di Kabupaten Siak pada dua lokasi berbeda. Yakni Kecamatan Dayun dan Kecamatan Kandis. Kemudian di Jalan Karya Baru, RT 21 Kelurahan Lubuk Gaung, Kota Dumai serta di Desa Padekik, Kabupaten Bengkalis. Dampaknya, telah menghanguskan belasan hektare lahan gambut.
"Di Siak, Bengkalis dan Dumai, api sudah padam. Saat ini masih dalam proses pendinginan. Para personel juga telah disiagakan dengan peralatan lengkap untuk mengantisipasinya," katanya.
Terhadap kebakaran lahan yang telah terjadi, kata Edwar, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus melakukan pemantauan serta memberikan arahan dalam penanganannya. Namun, untuk memberikan bantuan belum bisa dilakukan lantaran belum ditetapkannya siaga darurat karhutla tingkat provinsi.
"Belum ditetapkan siaga darurat, jadi kita hanya melakukan pemantauan dan memberikan arahan. Kalau sudah ditetapkan siaga baru kita lakukan pendampingan," ujar Edwar. (rir/bay/dof)
Padati Bike Community Pariaman mengirim tiga goweser untuk ikut Riau Pos Fun Bike 2026, mendukung…
Aksi penjambretan di Bukit Raya berujung maut. Korban tewas saat mempertahankan tas, dua pelaku diamankan…
Kennedy dan Melissa resmi dinobatkan sebagai Koko Cici Riau 2026 dalam grand final di Mal…
Roadshow Kopi Good Day Goes to School kembali digelar di SMAN 6 Pekanbaru dan disambut…
Museum Sang Nila Utama Pekanbaru resmi ditetapkan sebagai museum Tipe B oleh Kementerian Kebudayaan RI…
BPBD Siak, polisi, dan BBKSDA memastikan video dugaan serangan harimau di Kandis adalah hoaks dan…