Jarak Pandang Pekanbaru Hanya 1,5 Km
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) masih mengepung Provinsi Riau, Sabtu (7/9). Hal ini berimbas dengan jarak pandang Kota Pekanbaru yang hanya 1,5 kilometer (asap).
Berdasarkan rilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru kabut asap masih mengepung sejumlah wilayah Riau. Seperti di Kabupaten Pelalawan yang jarak pandang hanya dua km (asap).
"Sedangkan jarak pandang Rengat dan Dumai empat km (asap). Penurunan jarak pandang akibat oleh adanya kekaburan udara yang disebabkan partikel kering seperti asap dan haze," papar Kasi Data dan Informasi Marjuki.
Untuk sebaran titik panas (hotspot) pada level konfiden diatas 70 persen pagi ini terdeteksi ada 97 titik. Sebaran titik panas ini ada di Pelalawan 45, Indragiri Hilir 19, Indragiri Hulu 25,Kuantan Singingi 1, Kepulauan Meranti 3, Rokan Hilir 2 dan Bengkalis 2.
"Sementara hotspot dengan level konfiden diatas 50 persen ada 154 titik, sebarannya di Bengkalis 3, Kepulauan Meranti 6, Kampar 2, Kuantan Singingi 5, Pelalawan 60, Rokan Hilir 2, Indragiri Hilir 34 dan Indragiri Hulu 42," jelasnya.
Meski begitu, BMKG memperkirakan ada potensi hujan ringan yang sifatnya tidak merata pada siang hingga malam hari di sebagian wilayah Kampar, Kuansing, Pelalawan, Rohul dan Rohil.
"Malam hari ada peluang hujan juga di Kampar, Pelalawan, Inhil dan Meranti," tutupnya. (*1)
Mantan Dirut PT SPRH Rahman divonis 11 tahun penjara dalam kasus korupsi dana PI 10…
Kebakaran menghanguskan lima kios di Jalan Belimbing, Pekanbaru. Damkar mengerahkan tujuh armada dan berhasil mencegah…
Kericuhan di DPRD Riau usai rapat Banggar memicu bentrokan dua kubu. Polisi menyelidiki insiden, sementara…
Polres Siak menyebut belum ditemukan tanda kekerasan secara kasat mata pada dokter PPDS yang meninggal.…
Bupati Inhu meminta OPD mendampingi UMKM mengurus sertifikat halal gratis agar pelaku usaha memanfaatkan program…
APHI Riau dan Fairatmos menggelar diskusi perdagangan karbon guna memperkuat kapasitas pemegang PBPH menyambut implementasi…