Categories: Pekanbaru

Surat Tanah Selesai Lama, Warga Mengadu ke Dewan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Lamanya masyarakat mengurus untuk mendapatkan sertifikat tanah yang legal, dilaporkan masyarakat kepada anggota DPRD Kota Pekanbaru. Hal inipun langsung direspon dan dalam waktu dekat akan memanggil hearing pihak BPN Kota Pekanbaru, dan juga pihak kelurahan dan kecamatan untuk menjelaskannya.

"Keluhan masyarakat seperti sertifikat tanah ini ada yang mengatakan tidak selesai hingga dua bahkan tiga tahun, menjadi perhatian kami. Nanti kami akan follow up apa permasalahannya, dengan memanggil BPN dan juga lurah dan camat setempat," tegas anggota DPRD Kota Pekanbaru Jepta Sitohang SPd saat menggelar agenda reses di Jalan Harapan Jaya, RT 02, RW 02, Kelurahan Bandar Raya, Kecamatan Payung Sekaki, Jumat (6/3).

Disampaikannya, tentu ini menyangkut pelayanan di kantor layanan BPN itu, dan juga respon kelurahan serta kecamatan untuk percepatan sertifikat.

Dalam reses ini, ternyata ada banyak lagi keluhan masyarakat, selain layanan untuk mendapatkan sertifikat tanah, juga menyoal jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki, hingga jembatan yang tidak permanen. Karena ketika hujan dan banjir membuat aktivitas masyarakat terganggu.

"Untuk usulan warga mengenai jalan rusak memang banyak. Payung sekaki kecamatan yang sudah tua, tapi pembangunannya sangat memprihatinkan," jelas Jepta.

Soal jembatan, tepatnya di Jalan Harapan Jaya, RT 06, RW 02, banyak warga tinggal di sana, dan memerlukan jembatan untuk penghubung jalan.

"Sementara di sana ada pabrik tahu dan pabrik tempe. Jadi kalau hujan banjir mereka tidak bisa membawa produksi mereka ke pasar," paparnya.

Menurut politisi Demokrat ini, tentu menjadi kendala untuk ekonominya. "Jadi mudah-mudahan ini nanti masuk pada usulan kami di musrenbang, bisa terealisasi dan terakomodir," ungkap Jepta.

Selain itu, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama ibu-ibu, Jepta bersama masyarakat Harapan Jaya membuat Koperasi Serba Usaha.

"Ini upaya saya untuk meningkatkan perekonomian ibu-ibu, bagaimana mereka bisa mendongkrak perekonomian ibu-ibu rumah tangga," tuturnya.

Agar bisa lebih mengena, kata Jepta segera akan launcing pada April nanti. Ini disebutkan bertujuan benar-benar untuk membantu warga.

"Koperasi serba usaha ini di dalamnya menyediakan sembako yang murah," sebutnya.(gus)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Lewati Pembahasan Panjang, APBD Inhil Tahun 2026 Disepakati Rp2,05 Triliun

Setelah pembahasan panjang, DPRD Inhil resmi mengesahkan APBD Tahun Anggaran 2026 senilai Rp2,05 triliun dalam…

4 jam ago

Anthracite Bicycle Community Sawahlunto Kirim Lima Goweser ke Riau Pos Fun Bike 2026

Komunitas Anthracite Bicycle Community Sawahlunto memastikan keikutsertaan lima goweser dalam ajang Riau Pos Fun Bike…

4 jam ago

Harga Bahan Pokok di Pasar Selasa Tuah Karya Terpantau Menurun

Harga cabai dan bawang di Pasar Selasa Tuah Karya Panam terpantau menurun. Pedagang menyebut fluktuasi…

1 hari ago

Dari Koto Gasib ke Pekanbaru, SeSuKa Bike Siap Gowes di Fun Bike Riau Pos 2026

Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…

2 hari ago

DPRD Minta Satpol PP Pekanbaru Lebih Tegas Tertibkan Usaha dan Bangunan Liar

Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…

2 hari ago

Vandalisme, Geng Motor, hingga Curanmor Lintas Provinsi Diungkap Polresta Pekanbaru

Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…

2 hari ago