Categories: Pekanbaru

Lusa, Hasil Labor Suspect Covid-19 Keluar

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad masih menunggu hasil uji labor seorang pasien suspect corona (covid-19). Jika tidak ada halangan, hasil tersebut sudah bisa didapat Senin (9/3) lusa. Informasi itu disampaikan Direktur RSUD Arifin Achmad dr Nuzelly Husnedi kepada Riau Pos, Jumat (6/3).

"Sampai saat ini kami masih menunggu hasil laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) Kementerian Kesehatan di Jakarta. Diperkirakan sebelum Senin (9/3) hasilnya sudah keluar," ujar Nuzelly.

Sementara menunggu hasil tersebut, pihaknya tetap melakukan isolasi terhadap pasien. Termasuk juga melakukan treatment atau perawatan khusus sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Sedangkan untuk kondisi pasien, Nuzelly menyampaikan saat ini masih dirawat di ruang isolasi RSUD Arifin Achmad. Bahkan kondisi pasien cenderung masih stabil.

"Tidak ada gejala lain. Namun untuk memastikan, kita tetap menunggu hasil labor. Setelah itu keluar, jika positif kami akan melakukan penanganan sesuai protap. Jika negatif, tentu akan dipulangkan," sambungnya.

Diketahui sebelumnya, RSUD Arifin Achmad melakukan observasi terhadap satu pasien yang mengalami gejala seperti penderita virus corona. Pasien tersebut merupakan rujukan dari rumah sakit lain di Pekanbaru. Saat awal, Direktur RSUD Arifin Achmad Nuzelly Husnedi mengatakan pasien tersebut dalam kondisi suspect atau dicurigai karena menderita gejala-gejala seperti penderita virus corona. Dalam artian belum masih dalam kategori terkonfirmasi terkena virus corona.

"Suspect belum tentu terkonfirmasi, hanya dia mengalami gejala-gejala. Dia di isolasi supaya kalau dia tidak menyebarkan virus ke pasien lain, jika memang dia nanti terkena virus corona," katanya.

Untuk itu, lanjut Nuzelly, pihaknya mengimbau masyarakat tidak perlu panik. Karena pihaknya sudah melakukan tindakan sesuai prosedur dan yang dapat menentukan pasien terkonfirmasi corona yakni dari hasil laboratorium di Jakarta.

 "Kami juga sudah menyediakan ruangan khusus untuk isolasi. Total ada empat ruangan. Kami nanti akan beri keterangan lebih lanjut terkait kondisi pasien, apakah terkonfirmasi atau hanya suspect. Kalau ternyata hanya suspect maka pasien boleh pulang," sebutnya.(nda)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

56 ASN Rohul Berangkat Haji, Bupati Ingatkan Fisik dan Etika

Bupati Rohul melepas 56 JCH Korpri menuju Tanah Suci. Jemaah diingatkan menjaga kesehatan, sikap, dan…

10 jam ago

Pickup Bertanki Modifikasi Dipakai Timbun Solar, Dua Pelaku Dibekuk

Polres Siak menangkap dua pelaku penyalahgunaan biosolar subsidi dengan modus mobil tangki modifikasi dan barcode…

15 jam ago

252 Kuota Diperebutkan, SKO Riau Saring Atlet Muda Lewat Tes Ketat

Sebanyak 422 calon siswa berebut 252 kursi di SKO Riau. Seleksi ketat digelar untuk menjaring…

15 jam ago

Tanpa Dokumen Resmi, Puluhan Ton Bawang dan Cabai Dimusnahkan di Tembilahan

Sebanyak 48,39 ton komoditas pangan ilegal dimusnahkan di Inhil. Barang tanpa dokumen ini dinilai berbahaya…

16 jam ago

Bandel Jualan di Trotoar, PKL HR Soebrantas Jadi Target Utama Penertiban

Pemko Pekanbaru prioritaskan penertiban PKL di Jalan HR Soebrantas dengan pendekatan humanis demi menjaga ketertiban…

20 jam ago

PCX Ngasab Seru di Pekanbaru, Bikers Diajak Jajal Fitur Canggih Honda PCX 160 Roadsync

Honda PCX Ngasab di Pekanbaru hadirkan pengalaman touring seru sambil memperkenalkan fitur canggih Roadsync kepada…

23 jam ago