Kepala UPT Perparkiran Dishub Pekanbaru Radinal Munandar (tengah) memimpin rapat koordinasi bersama dengan pihak manajemen pusat perbelanjaan dan pengelola parkir di Kantor Dishub Pekanbaru, Rabu (5/2/2025).
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Mencegah terjadinya kemacetan di sekitar pusat perbelanjaan saat Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1446 H nanti, pengelola parkir di pusat-pusat perbelanjaan atau mal harus mencari solusi. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru melalui UPT Perparkiran menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah manajemen pusat perbelanjaan dan pengelola parkir mal yang ada di Pekanbaru, Rabu (5/2) lalu.
Pertemuan tersebut bertujuan membahas kesiapan pusat perbelanjaan menghadapi lonjakan pengunjung saat bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1446 H. Sehingga pengendara lain nyaman melintas di jalan sekitar pusat perbelanjaan tersebut.
”Masuk Ramadan nanti pengunjung pusat perbelanjaan pasti akan ramai. Kami harus memastikan kapasitas ruang parkir yang mereka miliki mampu menampung kendaraan,” kata Kepala UPT Perparkiran Dishub Pekanbaru, Radinal Munandar, Kamis (6/2).
Radinal mengaku telah meminta pihak manajemen pusat perbelanjaan untuk melakukan langkah antisipasi agar lonjakan pengunjung tidak sampai menimbulkan kemacetan dengan adanya kendaraan yang parkir di sembarang tempat.
Menurutnya, jika memang ada keterbatasan ruang parkir, manajemen pusat perbelanjaan harus menyiapkan opsi lain untuk menampung kendaraan pengunjung.
Dirinya berharap jangan sampai kendaraan yang parkir sembarangan bisa mengganggu lalulintas atau membuat kemacetan di sekitar lokasi. Pihaknya meminta agar manajemen menyiapkan sejumlah opsi agar parkir kendaraan bisa teratur.
”Seperti di Mal Ciputra, kalau penuh lokasi parkir mereka seperti apa. Mereka ada opsi membuka kantong parkir di samping mal yang sudah dipersiapkan. Karena jelang Idulfitri nanti kunjungan masyarakat pasti meningkat,” terang Radinal.
Selain itu, manajemen pusat perbelanjaan juga harus menyiapkan sekuriti di pintu masuk dan keluar untuk mencegah kemacetan dan mengatur kendaraan yang keluar masuk.
”Kalau sudah penuh diberikan informasi penuh di pintu masuk, dan pintu masuk ditutup. Ini bertujuan untuk membuat pengendara lain nyaman melintas di daerah mal-mal tersebut,” katanya.(dof)
Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…
Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…
Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…
Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…
Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…
BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…