kekurangan-dana-koni-riau-minta-bantuan-dunia-usaha
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau mengumpulkan dunia usaha di Riau untuk melaksanakan rapat di kantor KONI Riau, Jalan Gajah Mada, Senin (6/1). Rapat tersebut dilakukan untuk membahas bantuan anggaran dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di Papua, September mendatang.
Ketua umum KONI Riau Emrizal Pakis mengatakan, beberapa dunia usaha yang hadir dalam kesempatan tersebut di antaranya yakni SKK Migas, Chevron, PTPN V, RAPP dan beberapa dunia usaha lainnya. Secara umum, pihak dunia usaha mendukung langkah yang dilakukan KONI Riau.
"Dengan adanya bantuan dari dunia usaha nantinya, diharapkan bisa menutupi kekurangan dana untuk kegiatan PON kontingen Riau. Sudah kami sampaikan, bahwa dengan dana dukungan dari Pemerintah Provinsi Riau, masih kurang sekitar Rp20 miliar lagi," katanya.
Pada pertemuan tersebut, lanjut Emrizal, disepakati bahwa KONI Riau harus membuat proposal terlebih dahulu terkait keperluan dana secara rinci. Seperti untuk biaya transportasi, penginapan hingga akomodasi selama mengikuti PON.
"Jadi nantinya dunia usaha tidak memberikan bantuan berupa uang tunai, tapi dalam bentuk barang dan fasilitas. Nah, ini yang akan kami rincikan terlebih dahulu," sebutnya.
Untuk itu, setelah pertemuan pihaknya akan membentuk sebuah tim yang akan melakukan perincian keperluan KONI Riau. Tim ini akan terdiri dari pengurus KONI Riau dan juga perwakilan dari dunia usaha.
"Jadi KONI Riau nanti tidak akan pegang uang bantuan dari dunia usaha itu, KONI hanya akan memfasilitasi dan memberikan data berapa keperluan. Tim inilah yang akan merincikan nantinya," jelasnya.(sol)
Polsek Kuantan Mudik menertibkan dua warung remang-remang di Bukit Betabuh setelah menerima keluhan warga. Lima…
Polisi membongkar aktivitas PETI di Kampar Kiri Hulu dan mengamankan operator ekskavator. Sejumlah peralatan tambang…
Warga Rambah sempat kesulitan air bersih setelah kabel pompa distribusi di Desa Pawan dicuri. Aliran…
Dosen Unilak membekali siswa SMKN 1 Kandis dengan kemampuan digital branding dan menghitung HPP untuk…
Air Sungai Singingi kembali keruh setelah PETI diduga beraksi. Warga meminta aparat meningkatkan razia demi…
Tempuh 192 km selama 22 jam, tiga Goweser Paliko dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota hadir…