polisi-telusuri-informasi-meresahkan-di-wa-grup-soal-penculikan-anak
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Whatsapp Grup warga dan media sosial Facebook heboh, sejak Senin (6/9/2021) pagi hingga malam. Terkait adanya kabar penculikan anak di perbatasan Pekanbaru-Kampar, sekitar Kualu dan Kubang. Informasi beredar melalui rekaman suara yang melaporkan adanya penculikan dan foto seorang remaja perempuan yang disebut selamat dari penculikan.
Informasi ini pun membuat khawatir emak-emak di wilayah Panam sekitarnya. Menurut rekaman suara yang diterima Riaupos.co, adanya anak yang berhasil selamat setelah sempat dibawa sebuah mobil. Kemudian anak itu, dalam rekaman perempuan tersebut, mengungkapkan adanya beberapa anak lain di dalam mobil dimaksud.
“Ya, seharian ini menerima informasi itu (tentang penculikan anak, red) saja. Di grup WhatsApp keluarga dan warga,” kata seorang ibu rumah tangga di Jalan Melur, Panam, Nita.
Belum diketahui kebenaran rekaman suara dan kejadian dimaksud. Dikonfirmasi Riaupos.co ke Polsek Tampan, pihak kepolisian saat ini tengah menyelidiki kebenaran informasi yang beredar dan meresahkan warga tersebut.
Kapolsek Tampan AKP I Komang Aswatama mengatakan, informasi tersebut telah diterimanya. Dan kini pihaknya tengah menelusuri dan tengah selidiki kebenaran tentang informasi tersebut.
"Belum bisa dipastikan ini hoax atau bukan. Yang jelas kami sudah coba tanggapi informasi ini," ujar AKP I Komang kepada Riaupos.co, Senin (6/9/2021).
Hingga Senin malam, pesan berantai di WAG tersebut terus beredar. Hingga menginformasikan imbauan kepada para orang tua agar berhati-hati saat anaknya bermain di luar rumah tanpa pengawasan.
Laporan: Dofi Iskandar
Editor: Eka G Putra
Satlantas Polresta Pekanbaru menggelar patroli Blue Light dini hari dan mengamankan 12 sepeda motor pelanggar…
PT Butala Menang Abadi meluncurkan Menang Member Card di awal 2026 untuk mempermudah jemaah umrah…
Baznas Riau mencatat zakat ASN Pemprov Riau tahun 2025 mencapai Rp52,5 miliar dan terus mengoptimalkan…
Masyarakat Cerenti menggelar aksi damai dan menandatangani petisi menolak rencana relokasi warga TNTN ke Desa…
Kantin SDN 169 Pekanbaru terbakar dini hari. Lima unit damkar dikerahkan untuk memadamkan api dan…
Dermaga Peranggas di Kepulauan Meranti kian memprihatinkan dan dinilai tak layak pakai. DPRD mendesak pemerintah…