Categories: Pekanbaru

Baru Empat Daerah di Riau Ajukan Pencairan Gaji Guru Bantu

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau hingga saat ini baru menerima usulan pencairan gaji guru bantu (GGB) dari empat daerah di Riau. Karena itu, pihaknya sudah melayangkan surat kedua kepada Disdik kabupaten/kota untuk segera mengirimkan usulan pencairan GGB tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Riau DR Kamsol mengatakan, GGB tersebut diberikan melalui bantuan keuangan (Bankeu) yang bersumber dari APBD Riau tahun 2022 kepada Pemerintah 12 kabupaten/kota. Besaran Bankeu yang diberikan juga disesuaikan dengan jumlah guru bantu yang ada.

"Sampai saat ini baru empat daerah yang mengajukan, yakni Kabupaten Indragiri Hulu, Pelalawan, Indragiri Hilir dan Kota Dumai yang mengajukan pencairan GGB. Karena itu kami meminta kepada kabupaten/kota lainnya segera mengajukan pencairan untuk GGB tersebut," katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, jika berkas pencairan GGB  tersebut segera dikirimkan, maka pihaknya juga akan segera memprosesnya. Dengan harapan para guru bantu bisa segera menerima gaji tersebut sebelum Idulfitri tahun ini.

"Kami sudah membuat surat penegasan kedua ke Disdik kabupaten/kota agar segera mengajukan pencairan. Informasi yang kami terima, kendalanya masih di pemberkasan dari masing-masing Disdik kabupaten/kota, dan ada beberapa kabupaten/kota yang masih tahap penjabaran RKA, tapi kami imbau untuk segera melakukan permintaan pencairan," ujarnya.

Dijelaskan Kamsol, Gubernur Syamsuar juga menyarankan agar pemerintah kabupaten/kota, yang telah mengajukan pencairan juga bisa segera mentransfer ke rekening masing-masing guru yang telah mendapatkan hasil verifikasi evaluasi faktual yang dilakukan sejak Januari sampai Februari.

"Jadi sesuai hasil verifikasi yang diajukan oleh kabupaten/kota. Di mana jumlah guru bantu yang berhak menerima gaji sebanyak 3.383 orang. Pak Gubernur juga berkeinginan gaji guru bantu yang sekarang ini dinaikkan. Sekarangkan gaji yang diterima itu sebesar Rp2 juta perbulan, In sya Allah dinaikkan sesuai UMP, dan kita lihat nanti APBD Perubahan," sebutnya.

Dijelaskan Kamsol, pengajuan GGB tersebut langsung dilakukan untuk 6 bulan. Namun pembayaran gaji guru tetap dilakukan sesuai bulan berjalan, hal tersebut dimaksudkan agar GGB tidak lagi terlambat.

"Kita ini sekarang bergerak cepat, kalau ada daerah yang tidak paham pengajuan pencairan, sampaikan kepada kami dan akan segera diselesaikan. Untuk Bankeu akan ditransfer langsung untuk 6 bulan, agar nanti tidak ada yang telat lagi. Untuk semester kedua juga hendaknya bisa segera diajukan sebelum memasuki bulannya," ujarnya.(gem)

Laporan SOLEH SAPUTRA, Pekanbaru

Edwir Sulaiman

Share
Published by
Edwir Sulaiman

Recent Posts

Aktivitas Tambang Ilegal Dibongkar, Lima Rakit PETI Dibakar Polisi

Polsek Kuantan Mudik menertibkan PETI di areal PT KTBM dan memusnahkan lima rakit tambang ilegal…

12 jam ago

Bengkalis Usulkan 5 Lokasi Sekolah Nasional Terintegrasi, Kecamatan Ini Jadi Sorotan

Pemkab Bengkalis mengusulkan lima lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dengan konsep pendidikan terpadu bertaraf internasional.

12 jam ago

Keluhan Warga Meningkat, Wabup Rohul Minta PLN Benahi Pasokan Listrik

Wabup Rohul meninjau UPTD PAB Ujungbatu dan meminta PLN segera menstabilkan pasokan listrik demi layanan…

12 jam ago

3.000 Peserta dan 12 Mobil Hias Semarakkan Pawai Waisak di Pekanbaru

Pawai Waisak di Pekanbaru berlangsung meriah dengan 3.000 peserta dan 12 mobil hias meski sempat…

14 jam ago

Kasus Sadis Sopir Truk Minyakita di Pekanbaru Terungkap, Rekan Kerja Jadi Otak Pelaku

Polisi mengungkap kasus pembunuhan sopir truk Minyakita di Pekanbaru. Rekan kerja korban diduga menjadi otak…

15 jam ago

Jalan Pasar Modern Telukkuantan Mulai Diperbaiki, Warga Sambut Gerak Cepat PUPR

PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.

2 hari ago