Categories: Pekanbaru

Pertama Kali, Jalan Paus Rumbai Tergenang

RUMBAI (RIAUPOS.CO) – Hujan deras yang mengguyur Kota Pekanbaru sejak Senin (5/2) dini hari menyebabkan sejumlah ruas jalan tergenang.

Setelah selama dua bulan lebih ruas Jalan Jenderal Sudirman ujung, Kecamatan Rumbai mengalami genangan setinggi pinggang orang dewasa, kini ruas Jalan Paus Rumbai juga mengalami hal serupa.

Pantauan Riau Pos, di lokasi tampak sebagai ruas jalan alternatif menuju Jalan Yos Soedarso Kecamatan Rumbai itu tergenang banjir dengan ketinggian yang beragam hingga mencapai betis orang dewasa.

Hal ini menyebabkan sejumlah pengendara motor dan mobil yang melintas terpaksa harus menerobos genangan air banjir yang baru pertama kali terjadi.

Bahkan sebagian pengendara motor dan mobil yang enggan menerobos genangan banjir, memaksa melawan arus dengan ikut menggunakan jalur sebelahnya yang terbebas dari genangan banjir lantaran adanya pembatas jalan.

Salah seorang pengendara motor Abdullah mengatakan, banjir yang terjadi di Jalan Paus Rumbai ini baru pertama kali dalam sejarah terjadi setelah pembangunan tembok pembatas yang memisahkan dua jalur Jalan Paus Rumbai dilakukan.

Apalagi, tidak adanya drainase kecil yang menghubungkan antara kedua jalur tersebut yang menyebabkan genangan air banjir terus meningkat seiring dengan kondisi cuaca Kota Pekanbaru yang kerap diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

”Baru kali ini lihat Jalan Paus Rumbai ini tergenang, biasanya jalan ini aman dan bebas banjir, semenjak ada pembatas jalan itu jadi banjir parah,” ucapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh pengendara mobil Dirga yang terpaksa harus menerobos genangan air banjir di Jalan Paus Rumbai tersebut.

Ia pun awalnya merasa terkejut dengan genangan banjir yang menyapanya setelah keluar dari Jalan Yos Soedarso menuju Jalan Paus Rumbai, ia kira, genangan air hanya setinggi mata kaki orang dewasa namun setelah ia melintas sepanjang 50 meter, ketinggian air semakin dalam sehingga ia tetap memposisikan kendaraannya berada dekat dengan median jalan agar kendaraan nya tidak kemasukan air.

Ia pun berharap, pemerintah kota bisa segera melakukan penanganan terhadap kawasan banjir di kota Pekanbaru yang menyebabkan ruas jalan masyarakat terganggu. Pasalnya sudah dua ruas jalan protokol di Kecamatan Rumbai yang tergenang air banjir sehingga memutus akses lalu-lintas masyarakat.

”Kalau jalan ke rumbai semuanya putus mau tidak mau kami harus melewati jalan yang rusak lah, atau jalan yang banyak kendaraan besar seperti di Jalan Siak II. Semoga saja pemerintah bisa bergerak bukan hanya sekadar tagline saja,” tuturnya.(yls)

Laporan PRAPTI DWI LESTARI, Rumbai

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Kuansing Dapat Tambahan Dana Rp70 Miliar, Gaji PPPK dan TPP ASN Jadi Prioritas

Kuansing mendapat tambahan dana Rp70 miliar dari Kemenkeu. Dana diprioritaskan untuk gaji ASN, PPPK, dan…

5 jam ago

290 Bilik Santri Ludes Terbakar, Bupati Kampar Langsung Turun ke Ponpes Syekh Burhanuddin

Kebakaran menghanguskan 290 bilik santri Ponpes Syekh Burhanuddin Kampar. Pemkab bergerak cepat mendirikan tenda dan…

6 jam ago

Harga Kelapa Anjlok, Ratusan Mahasiswa dan Petani Kepung Kantor Bupati Inhil

Ratusan mahasiswa dan petani kelapa menggelar aksi di Kantor Bupati Inhil. Mereka mendesak pemerintah memperjuangkan…

7 jam ago

7.341 PKH dan 10.428 Sembako Kemensos Proses Penyaluran, Terlibat Pinjol dan Judol Tak Lagi Mendapat Bantuan

Penerima bansos di Siak menurun pada triwulan III. Dinsos menyebut pindah, pinjol hingga judol sebagai…

7 jam ago

Pasien Koma Meninggal Usai Dirujuk ke Pekanbaru, Keluarga Ungkap Kronologinya

Video pasien koma viral di media sosial. Keluarga menyoroti lamanya proses rujukan, sementara RSUD Bagansiapiapi…

7 jam ago

14 Tim Basket Kampar dan Rohul Berebut Juara di Riau Pos-HSBL 2026

Sebanyak 14 tim basket pelajar Kampar dan Rohul siap bertarung di Riau Pos-HSBL 2026 Seri…

8 jam ago