drainase-tak-terhubung-sebabkan-banjir
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kendati puncak musim penghujan telah berlangsung di akhir Januari lalu, namun sejumlah kawasan langgan banjir masih berpotensi tergenang. Salah satunya terdapat di Jalan Puspa Sari 1 Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya.
Dari pantauan Riau Pos, Rabu (5/2) tampak sejumlah drainase di jalan tersebut, tidak berhubung sehingga membuat aliran air yang melintas hanya mempu berputar-putar di kawasan itu saja.
Dahlan, salah seorang warga mengatakan, sejumlah drainase yang ada di kawasan tersebut kebanyakan dibuat secara langsung oleh warga serta kawasan perumahan yang ada.
"Ya memang tidak semua warga yang membuat drainase dari beton. Paling cuma pembukaan aliran air dengan membuat lubang di samping-sampingnya. Tapi kalau hujan deras lumpur yang ada menutupi drinase swadaya warga yang ada jadi tetap saja air naik dan menggenang kepemukiman warga," ucapnya.
Ia berharap, Pemerintah Kota Pekanbaru dapat segera membuat drainase dikawasan tersebut sebagai langkah untuk menanggulangi banjir setiap kali hujan turun. "Ya kalau ini terhubung semua kan air tak perlu bermalam disini. Pasti langsung turun keparit besar yang ada di Parit Indah sana," tuturnya.
Sementara itu, Lurah Simpang Tiga, M Nasir menuturkan pihaknya kini tengah berupaya mengusulkan pembangunan drainase di Jalan Puspa Sari 1 tersebut, melalui musrenbang tingkat Kecamatan Bukit Raya yang berlangsung, Rabu (5/2) ini.
"Kami berharap ada sepuluh skala prioritas warga termasuk di dalamnya pembangunan drainase dapat segera terealiasasi," ujarnya.(ayi)
Kemenag, Baznas, dan BPJS Ketenagakerjaan beri perlindungan JKK dan JKM bagi dai 3T di Riau…
Pemko Pekanbaru targetkan 5.000 warga ikuti Petang Belimau, lepas 10.000 bibit patin di Sungai Siak…
Pemuda Padel resmi hadir di Pekanbaru dengan lima lapangan standar internasional dan program latihan bersama…
JNE rayakan Imlek 2577 dengan barongsai, bagi angpau, dan promo ongkir hingga 77 persen, termasuk…
Honda Bikers Fun Motour Camp 2026 di Kampar diikuti 100 bikers Hobiku, padukan touring, camping,…
BPJS Kesehatan keluarkan Rp50,2 triliun untuk 59,9 juta kasus penyakit kronis sepanjang 2025, jantung tertinggi.