sidang-gugatan-pengelolaan-sampah-kembali-ditunda
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sidang gugatan pengelolaan sampah kembali ditunda. Tergugat DPRD Kota Pekanbaru dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pekanbaru tidak hadir dalam persidangan, Rabu (5/1). Ini merupakan penundaan kedua kalinya atas ketidakhadiran dua tergugat yang sama dalam Citizen Lawsuit yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru itu.
Pada sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Efendi tersebut, pihak-pihak yang hadir bersepakat kembali akan melakukan pemanggilan terhadap DLHK Pekanbaru. Namun menurut majelis hakim itu merupakan pemanggilan yang terakhir.
"Kami beri kesempatan terakhir kepada Tergugat II yang tidak hadir pada hari ini (kemarin red). Akan kami lakukan pemanggilan sekali lagi," sebut Ketua Majelis Hakim.
Sidang hari itu sendiri awalnya dijadwalkan pada pagi hari, namun tertunda karena ketidak hadiran para tergugat sesuai jadwal. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pekanbaru yang menjadi Kuasa Hukum warga sudah tiba di PN Pekanbaru sejak pukul 10.00 WIB. Namun para tergugat belum hadir, hingga sidang baru dimulai sekitar pukul 17.45 WIB menjelang petang.
Majelis Hakim pada kesempatan tersebut juga meminta Kuasa Hukum Wali Kota Pekanbaru yang seorang ASN untuk memberitahukan koleganya di DLHK Pekanbaru agar hadir dalam persidangan. Sidang akhirnya ditunda dan akan dilanjutkan pada pekan depan.
"Untuk melakukan pemanggilan terhadap tergugat yang tidak hadir, sidang kembali akan dilanjutkan pada Rabu (12/1) mendatang. Ini pemanggilan yang terakhir, bila tidak hadir juga, sidang tetap akan kami lanjutkan," kata hakim.(end)
Polsek Bukit Raya menangkap terduga pelaku pencurian 25 unit iPhone di Marpoyan Damai dengan kerugian…
Empat lagu daerah Rokan Hulu resmi mendapat sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal dari Kemenkum RI.
Harga Minyakita di Kepulauan Meranti masih sesuai HET meski stok terbatas dan belum memenuhi kebutuhan…
Bupati Kuansing bertemu Sekdaprov Riau membahas persiapan MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau yang digelar Juni…
Kajati Riau melantik sejumlah pejabat struktural, termasuk Fredy Feronico Simanjuntak sebagai Kajari Rokan Hulu.
Bapanas mempertanyakan distribusi Minyakita di Riau setelah menemukan harga minyak goreng tersebut tembus Rp20 ribu…