pasca-kebakaran-di-spbu-ada-12-jeriken-bbm-di-dalam-mobil
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pasca-kebakaran yang terjadi di SPBU jalan Ababil, Kecamatan Sukajadi, Jumat (1/1) pukul 23.55 WIB lalu, hingga kini kepolisian masih mendalami penyebab terjadinya kebakaran. Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Riau pun telah turun melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolresta Pekanbaru Kombespol Nandang Mu'min Wijaya saat dikonfirmasi membenarkan hal itu. "Ya, sudah datang tim Labfor Polda Riau. Ini masih menunggu hasilnya. Semoga dalam waktu dekat bisa keluar," ungkapnya, Selasa (5/1).
Selain itu, pihaknya juga telah memeriksa keterangan saksi dan alat bukti di TKP. "Untuk saksi di TKP juga sudah diperiksa. Begitu juga pemilik kendaraan serta warga di sekitar TKP," ujarnya.
Menurutnya selain barang bukti mobil Avanza yang terbakar, di sana dijumpai beberapa jeriken yang telah terisi bahan bakar minyak (BBM). "Ada 12 jeriken di dalam mobil itu," urainya.
Diberitakan sebelumnya, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa, hanya saja kerugian ditaksir ratusan juta. Sejauh ini, terdapat mobil yang terbakar sedangkan pemiliknya mengalami luka bakar di bagian wajah.
"Korban bernama Muhammad Deni alias Ujang (41). Saat itu ia menggunakan mobil BM 1241 SX dengan mengisi BBM premium. Terhadap kendaraan korban telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan," jelasnya.
Diungkapkannya, berdasar keterangan saksi-saksi di lapangan seperti karyawan dan sekuriti, saat korban mengisi BBM, tiba-tiba keluar api dari tanki mobil. "Karyawan yang melihat langsung mematikan mesin enjinator dan mengambil racun api untuk memadamkan," ungkapnya.
Namun, api semakin membesar. Sehingga, petugas pun kewalahan lalu menghubungi pihak pemadam kebakaran (damkar).
"Diduga api berasal dari frekuensi HP yang berbunyi dari dalam mobil yang sedang melakukan pengisian minyak. Sehingga menimbulkan percikan api yang menyebabkan kebakaran," terang Kapolres.(sof)
JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.
Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.
Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…
PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…
Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…
Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…