Categories: Pekanbaru

Jaringan Gas Mati, Aktivitas Warga Terganggu

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sejak Senin (4/1) lalu, masyarakat di Kecamatan Lima Puluh mengeluhkan matinya gas bumi di kediaman mereka.

Pasalnya, pihak PT Sarana Pembangunan Energi Madani selaku pengelola jaringan gas (jargas) Kota Pekanbaru, tidak memberikan informasi kepada warga terkait penghentian sementara jargas bumi tersebut.

Alhasil, sejumlah warga malah tak dapat menyiapkan keperluan rumah tangga. Kondisi ini dinilai menyulitkan para pengusaha rumahan yang notabene menggunakan gas sebagai sarana memasak.

Pantauan Riau Pos, Selasa (5/1) pagi, puluhan warga tampak silih berganti mendatangi kantor PT Sarana Pembangunan Energi Madani yang terdapat di Jalan Thamrin, Pekanbaru. Hal itu guna memastikan kapan aliran gas bumi kembali hidup di kawasan pemukiman mereka.

Lina Zahra, salah seorang pelaku usaha rumahan mengaku akibat gas yang tak hidup membuat pekerjaannya setiap pagi membuat kue basah terhambat.

Dirinya terpaksa harus mengakali keterlambatan pembuatan kue dengan cara meminjam tabung gas 3 kilogram kepada tetangga .

"Saya berharap, segera hiduplah gasnya. Karena dapat menyulitkan para pengusaha rumahan yang tengah berjuang menghidupi keluarga saat masa pandemi," kata dia.

Hal yang serupa juga dikatakan Jupri, salah seorang warga yang mencari kejelasan di kantor PT Sarana Pembangunan Energi Madani. "Sampai kapan kami harus menunggu gas hidup lagi? Mau masak dan jualan juga tidak bisa. Kemaren sibuk nyuruh beralih ke gas bumi. Sekarang, main sesuka hati mematikannya tanpa ada pemberitahuan," ucapnya saat berada di kantor tersebut.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Ratna salah seorang admin dari PT Sarana Pembangunan Energi Madani selaku pengelola jargas Kota Pekanbaru mengatakan, telah terjadi kerusakan pada jargas di kawasan tersebut. Sehingga, demi keselamatan masyarakat, pihaknya harus menghentikan sementara aliran gas.

"Belum tahu sampai kapan akan hidup lagi. Tapi, kami akan berusaha memperbaikinya. Saat ini, semua teknisi sedang bekerja memperbaiki jargas yang bermasalah tersebut," tegasnya.(azr)

Laporan: PRAPTI DWI LESTARI (Pekanbaru)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Hujan Deras Guyur Pasirpengaraian, Upacara HUT ke-27 Kabupaten Rohul Sempat Tertunda

Pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) di Halaman Kantor…

9 jam ago

Pemkab Kepulauan Meranti Lelang Aset Daerah Senilai Rp1,91 Miliar

Pemkab Kepulauan Meranti melalui BPKAD kembali melelang barang milik daerah (BMD) senilai Rp1,91 miliar secara…

10 jam ago

LAM Riau Gelar Tepuk Tepung Tawar Sambut Kedatangan Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat

Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat resmi tiba di Pekanbaru dan disambut dengan jajar hormat,…

1 hari ago

Momentum HUT ke-27 Kuansing, Tokoh Masyarakat Marwan Yohanis Minta Putus Mata Rantai Persoalan Hukum

Mantan Ketua DPRD Kuansing Marwan Yohanis memberikan catatan kritis pada momentum HUT ke-27 Kabupaten Kuansing…

1 hari ago

Nurul Angely Juara Pertama Bintang Radio Kabupaten Kuansing 2026

Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil keluar sebagai juara pertama ajang Bintang Radio Kabupaten…

2 hari ago

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

3 hari ago