Categories: Pekanbaru

Sayangkan Pemprov Tak Usulkan KIT ke Bappenas

PEKANBARU(RIAUPOS.CO) — Pengembangan Kawasan Industri tenaga (KIT) tidak dimasukkan Pemerintah Provinsi Riau ke dalam usulan program strategis daerah ke Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Padahal, KIT ini sudah di eksplor jauh-jauh hari sebelumnya dijadikan kawasan industri yang bisa mendukung semua sektor.

Ini ketahui setelah Gubri Syamsuar mengusulkan tiga proyek utama Provinsi Riau kepada Kementerian Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Selasa (3/3) di Jakarta lalu.

Adapun tiga proyek utama yang diusulkan adalah, pertama, pembangunan pengaman pantai pulau terluar Indonesia. Kedua, pembangunan jembatan yang menghubungkan ruas jalan Bengkalis-Ketam Putih ke ruas Jalan Tanjung Padang ke Teluk Belitung. Ketiga, jalan akses pelabuhan Kuala Enok di Indragiri Hilir untuk infrastruktur jalan dan jembatan.

Wakil ketua DPRD Kota Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri langsung memberikan tanggapan yang tak biasa. Ditegaskan, harusnya pemprov bisa lebih bijak dengan tetap mengusulkan dan mengawal bagaimana semua usulan tidak ada yang dicoret.

"Sebagai perpanjangan tangan pusat di daerah, seharusnya sinergitas dengan seluruh kabupaten dan kota diperkuat, dan saling mendukung untuk pembangunan daerah, bukan ditinggalkan, begitukan. Koordinatornya ya pemprov ," kata Azwendi kepada media, Rabu (4/3).

Dengan tidak diusulkan oleh Pemprov Riau, soal KIT ini ke pusat, politisi Demokrat menyayangkannya. Sementara untuk diketahui Pemko Pekanbaru, disampaikan sudah melahirkan perda sebagai dasar hukum pengembangan dan pengelolaan kawasan KIT, diyakini mampu untuk mengangkat hajat hidup orang banyak.

"Kami di DPRD Kota Pekanbaru sudah mengesahkan perda untuk kawasan KIT dan mendukung penuh pengembangan dan pengelolaannya, dengan mengutamakan kepentingan orang banyak. Ditambah kami sudah ekspos di kementerian. Harapan kami tentu pemprov bisa mengusulkan juga, dan bersinergi dengan Pemko dan juha daerah Riau lainnya sebagai koordinator tentunya," pungkasnya.

Menanggapi isu yang beredar bahwa tidak dimasukkannya KIT ke dalam usulan Pemprov ke Bappenas, disebabkan hubungan antara Gubri dengan Wali Kota Pekanbaru tidak harmonis, Azwendi katakan seharusnya hal itu tidak terjadi.

"Harusnya ketika ini untuk masyarakat Riau juga, ego itu harus dihilangkan. Apa Pekanbaru bukan Riau? Harus ada koordinasi yang baik untuk memajukan provinsi Riau ini," paparnya.

Apalagi KIT ini jelas untuk memaju perekonomian. Apalagi KIT merupakan kawasan strategis, dan terintegrasi dengan TOL Dumai. Lalu jalan lingkar auto ring road, lalu suda ada PLTU 2 x 100 MW , lalu akan ada PLTG . "Maka ini perlu diduduk kan dan kami berharap Gubernur welcome dan benar-benar mendukung program kabupaten kota yang ada. Kami juga berharap Pemko dapat berkoordinasi intens untuk dapat mewujudkan KIT itu sebagai program strategis nasional di daerah," tuturnya.(gus)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Berdiri di Tanah Pemko, Satpol PP Pekanbaru Bongkar Warung dan Pagar Beton di Rumbai

Pemko Pekanbaru membongkar bangunan liar di aset pemerintah kawasan Jalan Sudirman Ujung, Rumbai, menggunakan alat…

46 menit ago

Penggerebekan Narkoba di Rohil Berujung Pembakaran Gudang, Warga Sudah Lama Resah

Polda Riau mengungkap dugaan peredaran sabu di Rantau Kopar, Rohil. Seorang pria diamankan, lokasi penggerebekan…

1 jam ago

Daftar Calon Rektor Unri, Mexsasai Indra Usung Visi Kampus Berdaya Saing Global

Wakil Rektor Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra resmi maju sebagai bakal calon Rektor Unri periode…

13 jam ago

Penampilan Dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat Meriahkan HSBL

Penampilan tim dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat sukses memeriahkan suasana Riau Pos-HSBL dan…

20 jam ago

Sopir Truk Pembawa Ratusan Karung Bawang Ilegal Diciduk di Teluk Meranti

Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.

24 jam ago

Miris, 3.011 Anak di Bengkalis Putus Sekolah, Faktor Ekonomi Jadi Penyebab Utama

Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…

1 hari ago