Categories: Pekanbaru

Warga Diedukasi soal Produk Aman Digunakan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Pekanbaru memberikan edukasi tentang produk makanan dan minuman serta kosmetik yang aman digunakan oleh masyarakat di Kota Pekanbaru.

Melalui kegiatan fun walk di area Car Free Day (CFD) Jalan Jenderal Sudirman, Ahad (4/4)  dengan tema ”Kolaborasi hingga Pelosok Negeri untuk Melindungi Masyarakat”. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 BPOM RI.

Menurut Kepala BBPOM di Pekanbaru Alex Sander, kegiatan edukasi dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia. Tujuannya untuk mengedukasi masyarakat mengenai tugas pokok dan fungsi BBPOM. Selain itu, pihaknya juga mengedukasi serta mengajak masyarakat untuk cerdas dalam memilih obat dan makanan dengan selalu melakukan CEKLIK dengan membawakan langsung produk makanan, minuman, kosmetik serta obat tradisional yang dapat dilakukan pemeriksaan terhadap kemasan, label, izin edar, dan kedaluwarsa.

”Kami membawa langsung produk yang ditarik dari peredaran karena tidak memenuhi persyaratan dan ada yang mengandung bahan berbahaya, serta tidak memiliki izin edar yang kami perlihatkan langsung kepada masyarakat di kawasan CFD ini sehingga masyarakat mampu membedakan mana produk asli dan palsu,” katanya.

Pihaknya juga menurunkan satu unit mobil laboratorium keliling yang melakukan uji Sempel terhadap produk makanan dan minuman yang dijual disekitar lokasi CFD guna memastikan produk makanan di kawasan tersebut aman dikonsumsi oleh masyarakat.

Pihaknya juga meminta kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap produk makanan, minuman dan juga kosmetik yang berbahaya dengan melakukan pengecekkan secara detail dan juga dapat menggunakan layanan aplikasi online untuk konsumen yang dimiliki oleh BBPOM Pekanbaru bernama SIOKE.

”Ketika hasil uji sempel ini keluar dan dinyatakan ada bahan berbahaya yang ada didalam produk makanan yang dijual oleh para pedagang di area CFD maka kami akan melakukan edukasi kepada pedagang tersebut agar tidak lagi menggunakan bahan yang berbahan untuk produk makanan dan minuman yang mereka jual,” katanya.(ayi)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Bobol Toko HP di Pekanbaru, Terduga Pencuri 25 iPhone Ditangkap

Polsek Bukit Raya menangkap terduga pelaku pencurian 25 unit iPhone di Marpoyan Damai dengan kerugian…

7 jam ago

Empat Lagu Tradisional Rohul Resmi Kantongi Sertifikat Kekayaan Intelektual

Empat lagu daerah Rokan Hulu resmi mendapat sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal dari Kemenkum RI.

8 jam ago

Meski Langka, Harga Minyakita di Kepulauan Meranti Masih Dijual Sesuai HET

Harga Minyakita di Kepulauan Meranti masih sesuai HET meski stok terbatas dan belum memenuhi kebutuhan…

8 jam ago

Bahas Persiapan MTQ Riau, Bupati Kuansing Temui Sekdaprov

Bupati Kuansing bertemu Sekdaprov Riau membahas persiapan MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau yang digelar Juni…

8 jam ago

Kajati Riau Lantik Fredy Feronico Jadi Kajari Rohul

Kajati Riau melantik sejumlah pejabat struktural, termasuk Fredy Feronico Simanjuntak sebagai Kajari Rokan Hulu.

9 jam ago

Minyakita Mahal di Pekanbaru, Bapanas Minta Produsen Transparan soal Distribusi

Bapanas mempertanyakan distribusi Minyakita di Riau setelah menemukan harga minyak goreng tersebut tembus Rp20 ribu…

9 jam ago