Pengendara sepeda motor melintas di Jalan Pesisir, Kecamatan Rumbai, yang mengalami kerusakan parah, Ahad (4/2/2024). Kerusakan ini sudah berlangsung lama namun belum ada upaya perbaikan. (EVAN GUNANZAR/RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Menjelang Pemilu 2024, belum ada tanda-tanda Pemko Pekanbaru akan memulai kegiatan yang sudah disusun dalam APBD 2024 sebesar Rp2,9 triliun (setelah diverifikasi Gubernur Riau). Terutama kegiatan perbaikan infrastruktur jalan dan drainase. Padahal kondisi kerusakan jalan dan drainase semakin banyak dikeluhkan, masyarakat.
Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru Nurul Ikhsan meminta agar pemko bisa segera memulai kegiatan perbaikan infrastruk, khusunya perbaikan jalan dan pembangunan drainase. Ia akui, kegiatan ini yang sangat diharapkan masyarakat untuk dikerjakan secepatnya.
Nurul Ikhsan juga mengakui yang utama harus diprioritaskan ialah masalah infrastruktur, jalan, drainase, dan sebagainya.
”Ada kemarin saya coba hubungi beberapa OPD yang menjadi mitra kerja kami di komisi, soal kegiatan ini mereka berjanji segera akan memulainya,” kata Nurul.
Ia berharap, jelang Pemilu 2024 bisa dimulai, dan setelah Pemilu nanti baru dimaksimalkan. ”Karena tidak ada alasan lagi anggaran belum bisa digunakan, atau RKA belum turun, kita sudah sahkan APBD 2024 paling cepat, berharap bisa digunakan Januari 2024 bahkan, tapi belum juga,” paparnya.
Sekadar gambaran, meski kegiatan infrastruktur belum jalan, namun beberapa kegiatan andalan Pj Wali Kota Muflihun, sejak awal Januari sudah berjalan. Seperti program UHC, docter on call, beasiswa, santunan kematian dan UMKM.(yls)
Laporan AGUSTIAR, PEKANBARU
Atlet difabel asal Rokan Hulu, Niken, sukses meraih empat medali di ASEAN Para Games 2025…
Pemkab Inhu lakukan tes urine terhadap 29 anggota Satpol PP sebagai langkah deteksi dini narkoba…
Enam pelaku pencurian dengan kekerasan di Jalan Lingkar Pasirpengaraian ditangkap polisi. Aksi mereka sempat meresahkan…
Oknum anggota DPRD Pelalawan jalani pemeriksaan usai ditetapkan tersangka kasus dugaan penggunaan ijazah milik orang…
Dua warga Alam Panjang, Kampar, diamankan usai kepergok mencuri 54 tandan sawit. Pelaku diserahkan warga…
DPUPR Meranti menyusun prioritas peningkatan dan rekonstruksi jalan 2026 pascapergeseran anggaran, sejumlah ruas terpaksa ditunda.