Tim gabungan Polres Kuantan Singingi (Kuansing) dan Polsek Benai merusak dengan cara membakar rakit PETI di Kecamatan Benai, Kuantan Singingi, Sabtu (3/2/2024). (humas polres kuansing untuk riaupos.co)
PEKANBARU (RIUAPOS.CO) – Personel tim Gabungan Polres Kuansing dan Polsek Benai melaksanakan operasi Penertiban Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Gunung Kesiangan dan Desa Banjar Lopak Kecamatan Benai,akhir pekan kemarin.
Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito SIK MH melalui Kapolsek Benai Ipda A Candra Widodo SH kepada wartawan, Ahad (4/2) mengatakan, ada laporan dari masyarakat tentang adanya aktivitas PETI di Desa Gunung Kesiangan.
Menindaklanjuti informasi tersebut, kemudian sekira pukul 10.00 WIB, Kapolsek Benai bersama personel mendatangi lokasi PETI tersebut. Sesampainya di lokasi Desa Gunung Kesiangan dan Desa Banjar Lopak ditemukan 20 rakit PETI yang sudah ditinggal pekerja.
“Tim gabungan Polres Kuansing dan Polsek Benai langsung melakukan tindakan hukum berupa pengrusakan dan pembakaran terhadap barang bukti rakit pertambangan emas yang ditemukan di lokasi perbatasan Desa Gunung Kesiangan dan Desa Banjar Lopak tersebut,” ungkap Candra.
Candra menyebutkan, tim gabungan langsung melakukan penindakan pengrusakan dengan cara membakar 17 unit rakit PETI. Sedangkan terhadap tiga unit rakit PETI lainya tidak bisa dilakukan penindakan karena medan dan lokasi yang berlumpur.
“Sulitnya untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku karena lokasi berada di hamparan yang luas. Sehingga pelaku selalu mengetahui kedatangan pihak kepolisian. Menjelang tim sampai ke lokasi, personel harus berjibaku melewati jalan berlumpur. Ini kendala kami di lapangan,” kata Candra.
Candra berjanji, Polsek Benai tetap akan melanjutkan monitoring dan patroli secara berkelanjutan dan akan melakukan penindakan apabila pertambangan emas tanpa ijin masih beraktivitas.
“Kami akan tetap berkoordinasi dengan Upika, pemerintahan desa dan tokoh-tokoh yang ada di kecamatan Benai,” tutup Candra didampingi Kanit Tipidter Polres Kuansing Ipda Hainur Rasyid SH.(gen)
Laporan MARDIAS CAN, Telukkuantan
Proyek pembangunan dan rehabilitasi jembatan di Kepulauan Meranti terancam tertunda pada 2026 akibat anggaran daerah…
Dosen Teknik Perminyakan UIR mengedukasi siswa SMK Migas Inovasi Riau tentang logging dan interpretasi data…
Roadshow Kopi Good Day Goes to School meriahkan SMAN 5 Pekanbaru dengan penampilan siswa, semangat…
Bahu Jalan Siak II di Rumbai amblas akibat tergerus Sungai Umban. Kondisi ini dinilai membahayakan…
Pemkab Kuansing mengeksekusi pembongkaran kios Pasar Bawah Telukkuantan. Mayoritas pedagang memilih mengosongkan kios secara mandiri.
Riau Pos Fun Bike 2026 kembali digelar sebagai ajang olahraga dan silaturahmi yang mendorong gaya…