Categories: Bengkalis

Warga Punguan Siraja Lubis Diajak Dukung Kebijakan Bengkalis Bermasa

MANDAU (RIAUPOS) – Masyarakat Bengkalis yang berbilang suku, hendaknya menjadi perekat persatuan. Demikian halnya dengan keluarga besar Punguan Siraja Lubis jangan mudah terpancing dan terprovokasi oleh pihak–pihak yang bisa menghancurkan tatanan kehidupan yang selama ini telah aman, damai, tentram, dan nyaman di negeri junjungan ini.

“Kehidupan yang tumbuh dengan saling hormat menghormati diantara kita, saling memahami, saling mengerti dan bertoleransi harus tetap kita jaga, dan dipertahankan, walaupun pada prinsipnya kita berbeda-beda,” ujar Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Bengkalis Toharudin usai menghadiri Pesta Bona Taon Punguan Siraja Lubis, Boru/Bere, Dohot Ibebere Duri sekitarnya di Gedung Sopo Sonang Babussalam Duri, Sabtu (3/2).

Ia menyebutkan, perbedaan suku, ras, marga, agama dan bahasa diantara sesama adalah sesuatu yang lumrah, serta telah menjadi hak dasar yang memang dimiliki oleh setiap orang.

“Akan tetapi yang terpenting itu adalah tujuan kita yang harus sama, yakni tujuan berbangsa dan bernegara, termasuk tujuan bersama mewujudkan Kabupaten Bengkalis Bermarwah, Maju dan Sejahtera,” jelas Toha.

Ia juga mengingatkan, buat keluarga besar Punguan Siraja Lubis yang saat ini tinggal di Kabupaten Bengkalis, tidak pernah dianggap sebagai pendatang, akan tetapi adalah warga masyarakat Kabupaten Bengkalis. Begitu juga dengan suku-suku lainnya yang ada di negeri junjungan ini.

Toha menyebutkan, pihaknya selalu beranggapan, bahwa masyarakat yang berasal dari luar Kabupaten Bengkalis, yang berada di wilayah Kabupaten Bengkalis adalah pendatang. Karena selalu mengartikan pendatang itu adalah orang yang bersuku lain yang tinggal di Kabupaten Bengkalis.

“Masyarakat yang berasal Punguan Siraja Lubis adalah masyarakat Kabupaten Bengkalis, bukan masyarakat pendatang, walaupun status suku dan budaya kita berbeda,” tegas Toha.(ksm)

Redaksi

Recent Posts

Kuota Haji Bengkalis 2027 Capai 399 Jemaah, Biovisa dan Cek Kesehatan Belum Dibuka

Bengkalis mendapat kuota sementara 399 jemaah haji 2027. Persiapan terkendala biovisa, cek kesehatan, dan kepastian…

15 jam ago

Seragam Gratis untuk Siswa Pekanbaru Segera Dibagikan, SMP Swasta Ikut Dapat

Program seragam gratis Pekanbaru diperluas untuk siswa SMP swasta mitra pemko. Bantuan ditargetkan mulai dibagikan…

17 jam ago

Bukan Sekadar Perayaan, HUT ke-28 RS Awal Bros Diisi Aksi Sosial dan Olahraga

RS Awal Bros Group merayakan HUT ke-28 bertema “Quality of Life” dengan kegiatan sosial, medis,…

17 jam ago

Jembatan Panglima Sampul Dibangun Bertahap, Selat Akar Dikebut Tahun Ini

Dua jembatan strategis di Kepulauan Meranti tetap menjadi prioritas. Selat Akar ditargetkan rampung 2026, Panglima…

17 jam ago

Pertalite Bakal Dibatasi untuk Orang Kaya? Pemerintah Siapkan Skema Baru

Pemerintah mengkaji pembatasan Pertalite bagi kelompok desil 9-10. Sepeda motor masih diperbolehkan membeli BBM bersubsidi.

19 jam ago

Dua Lahan di Kampar Terbakar, Tiga Hotspot Terdeteksi dalam Sehari

Dua kebakaran lahan terjadi di Kampar, sementara tiga hotspot terdeteksi. BPBD mencatat ISPU 94 dan…

19 jam ago