Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Bengkalis, Toharudin, menyalami warga saat menghadiri Pesta Bona Taon Punguan Siraja Lubis, Boru/Bere, Dohot Ibebere Duri sekitarnya, di Gedung Sopo Sonang Babussalam Duri, Sabtu (3/2/2024). (rpg)
MANDAU (RIAUPOS) – Masyarakat Bengkalis yang berbilang suku, hendaknya menjadi perekat persatuan. Demikian halnya dengan keluarga besar Punguan Siraja Lubis jangan mudah terpancing dan terprovokasi oleh pihak–pihak yang bisa menghancurkan tatanan kehidupan yang selama ini telah aman, damai, tentram, dan nyaman di negeri junjungan ini.
“Kehidupan yang tumbuh dengan saling hormat menghormati diantara kita, saling memahami, saling mengerti dan bertoleransi harus tetap kita jaga, dan dipertahankan, walaupun pada prinsipnya kita berbeda-beda,” ujar Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Bengkalis Toharudin usai menghadiri Pesta Bona Taon Punguan Siraja Lubis, Boru/Bere, Dohot Ibebere Duri sekitarnya di Gedung Sopo Sonang Babussalam Duri, Sabtu (3/2).
Ia menyebutkan, perbedaan suku, ras, marga, agama dan bahasa diantara sesama adalah sesuatu yang lumrah, serta telah menjadi hak dasar yang memang dimiliki oleh setiap orang.
“Akan tetapi yang terpenting itu adalah tujuan kita yang harus sama, yakni tujuan berbangsa dan bernegara, termasuk tujuan bersama mewujudkan Kabupaten Bengkalis Bermarwah, Maju dan Sejahtera,” jelas Toha.
Ia juga mengingatkan, buat keluarga besar Punguan Siraja Lubis yang saat ini tinggal di Kabupaten Bengkalis, tidak pernah dianggap sebagai pendatang, akan tetapi adalah warga masyarakat Kabupaten Bengkalis. Begitu juga dengan suku-suku lainnya yang ada di negeri junjungan ini.
Toha menyebutkan, pihaknya selalu beranggapan, bahwa masyarakat yang berasal dari luar Kabupaten Bengkalis, yang berada di wilayah Kabupaten Bengkalis adalah pendatang. Karena selalu mengartikan pendatang itu adalah orang yang bersuku lain yang tinggal di Kabupaten Bengkalis.
“Masyarakat yang berasal Punguan Siraja Lubis adalah masyarakat Kabupaten Bengkalis, bukan masyarakat pendatang, walaupun status suku dan budaya kita berbeda,” tegas Toha.(ksm)
Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Siak meringkus dua dari empat pelaku jambret asal Pekanbaru yang…
Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hilir mencatat lonjakan kasus DBD dan malaria hingga September 2026, serta…
KPJ Healthcare Malaysia dan BRK Syariah menggelar health talk di Pekanbaru untuk mengedukasi masyarakat mengenai…
BKPSDM Kabupaten Rokan Hilir menyerahkan SK Pelaksana Tugas (Plt) untuk mengisi kekosongan posisi pimpinan di…
Satu korban hilang akibat galodo Solok ditemukan meninggal dunia pada Jumat (25/9/2026). Total korban jiwa…
Bareskrim Polri bersama Bea Cukai Bengkalis menggagalkan penyelundupan 28,3 kg sabu jaringan internasional dan menangkap…