34-santri-diungsikan-dari-ponpes-al-ihsan
PEKANBARU (RIAU POS.CO) — Akibat adanya semburan lumpur di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ihsan Kecamatan Tenayan Raya, sebanyak 34 santri langsung diungsikan pada Kamis (4/2/2021).
"Pasca kejadian tersebut, sebanyak 34 orang santri langsung kami ungsikan ke Ponpes Al Ihsan Kubang Raya, dimulai dari siang pasca kejadian hingga malam hari," ujar Kepala Ponpes Al Ihsan, Untung Wahyudi.
Selain mengungsikan santri, pihak Ponpes saat ini juga tengah mengungsikan barang-barang lainnya seperti meja, kursi dan lain-lain dari asrama Ponpes Al Ihsan.
Akibat Galian Sumur Bor
Dikatakan, awal mula terjadinya semburan lumpur di Pondok Pesantren Al Ihsan akibat dari adanya pengerjaan sumur bor.
"Awalnya kami melakukan pengerjaan sumur bor untuk mendapatkan air bersih. Pada saat dilakukan pengeboran dengan kedalam mencapai 119 meter, tiba-tiba keluar semburan dari galian itu," ujar Untung kepada Riaupos.co.
Ia mengungkapkan, semburan yang keluar berbentuk seperti pasir halus atau debu dengan bunyinya yang sangat berisik. Dengan ketinggian semburan ke atas awalnya hanya 3 meter. Lama kelamaan ketinggian mencapai belasan meter.
Akibat semburan itu, lokasi diarea Ponpes dipenuhi pasir halus seperti debu yang berterbangan. "Atas kejadian itu sontak membuat para santri yang sedang menghafal Alquran kaget dan keluar ruangan," kata Untung.
Untuk mengantisipasi agar tidak membahayakan para santri, seluruhnya santri yang ada sebanyak 34 orang langsung kami ungsikan ke Ponpes Al Ihsan Kubang Raya.
Laporan: Dofi Iskandar (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi
Padati Bike Community Pariaman mengirim tiga goweser untuk ikut Riau Pos Fun Bike 2026, mendukung…
Aksi penjambretan di Bukit Raya berujung maut. Korban tewas saat mempertahankan tas, dua pelaku diamankan…
Kennedy dan Melissa resmi dinobatkan sebagai Koko Cici Riau 2026 dalam grand final di Mal…
Roadshow Kopi Good Day Goes to School kembali digelar di SMAN 6 Pekanbaru dan disambut…
Museum Sang Nila Utama Pekanbaru resmi ditetapkan sebagai museum Tipe B oleh Kementerian Kebudayaan RI…
BPBD Siak, polisi, dan BBKSDA memastikan video dugaan serangan harimau di Kandis adalah hoaks dan…