Categories: Pekanbaru

Masalah Lima Desa Kampar-Rohul Belum Selesai

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Menjelang Pilkada serentak di sembilan kabupaten/kota di Riau tahun ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau hingga saat ini masih memiliki pekerjaan rumah yang belum kunjung selesai.

Yakni masalah lima desa perbatasan Kabupaten Kampar-Rokan Hulu (Rohul).

Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Riau, Sudarman me­ngatakan, de­ngan belum se­lesainya masalah administrasi di lima desa tersebut  dikhawatirkan berpotensi terjadi konflik. Pasal­nya hingga kini Pemprov Riau belum menerima salinan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) yang menetapkan lima desa itu masuk Kampar atau Rohul.

"Yang dikhawatirkan terjadi konflik itu masih masalah lima desa Kampar-Rohul. Karena sampai saat ini belum turun juga Permendagri yang menetapkan batas definitif Kampar-Rohul, terkhusus soal lima desa itu," kata Sudarman.

Lebih lanjut dikatakannya, lima desa berpotensi terjadi konflik saat Pilkada itu di antaranya, Desa Rimba Makmur, Rimba Jaya, Muara Intan, Intan Jaya dan Tanah Datar. Lima desa itu berada di perbatasan Kampar-Rohul, dimana kabupaten Rohul akan melaksanakan Pilkada bersama delapan daerah lainnya.

"Persoalan lima desa ini sudah sejak 2019 lalu kita serahkan ke Kemendagri. Karena dalam Permendagri sebelumnya dikatakan kalau seandainya lima desa ini tak selesai di tingkat provinsi, maka Kemendagri akan menyelesaikan persoalan batas Kampar-Rohul itu," jelasnya.

Untuk itu, saat ini pihaknya masih menunggu Permendagri penetapan batas Kampar-Rohul dari Kemendagri, karena penetapan itu kewenangan pemerintah pusat. Jika hingga pelaksaaan Pilkada serentak Permendagri belum turun, Sudarman mengaku untuk menetapkan keputusan lima desa itu masuk mana, berada dikewenangan KPU.

"Itu ranahnya KPU yang menetapkan. KPU juga punya pertimbangan berdasarkan Pilkada sebelumnya. Kalau Pilkada sebelumnya lima desa itu masuk Kabupaten Kampar," sebutnya.(sol)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

APBD Terbatas, Meranti Andalkan Program IJD untuk Benahi 9,6 Km Jalan

Pemkab Kepulauan Meranti mengusulkan tiga ruas jalan sepanjang 9,6 km masuk program IJD dengan kebutuhan…

5 jam ago

Kabut Asap Karhutla Kembali Selimuti Pekanbaru, Polusi Tertinggi Ketiga di Indonesia

Kabut asap karhutla masih menyelimuti Pekanbaru. Kualitas udara memburuk, AQI mencapai 171 dan 156 titik…

6 jam ago

Bentrokan Konflik Lahan 80 Hektare di Kuansing, 9 Orang Terluka

Bentrokan dua kelompok terkait konflik lahan 80 hektare terjadi di Kuansing. Sembilan orang terluka dan…

6 jam ago

Jalan Sontang-Duri Kembali Berlumpur, Truk Bermuatan Berat Banyak Terjebak

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan menggerus timbunan. Truk bermuatan berat kesulitan melintas dan terjebak…

6 jam ago

Erupsi 4 Gunung Bikin 8 Bandara Ditutup, 35 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta Batal

Erupsi empat gunung mengganggu penerbangan. Sebanyak 35 penerbangan dari dan ke Pekanbaru batal setelah delapan…

7 jam ago

Distribusi Tersendat, Semen di Rohul Langka hingga Warga Harus Antre

Kelangkaan semen di Rohul hampir sebulan membuat warga harus booking. Omzet toko bangunan turun hingga…

7 jam ago