pdam-harus-perbaiki-layanan
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sampai saat ini action yang ditunggu-tunggu dari manajemen baru PDAM Tirta Siak belum terlihat. Disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Fathullah, bahwa PDAM Tirta Siak Pekanbaru merupakan perusahaan sakit yang perlu penyegaran lewat hal baru, yang lebih kreatif dan inovatif, agar dapat memberikan layanan yang maksimal bagi pelanggannya. "Tentu dengan manajemen baru ini harus segera action, dan yang sudah dipetakan harus segera direalisasikan, jangan tunggu lagi, Perdanya pun sudah ada kan,"ungkap Fathullah kepada wartawan, Selasa (3/8).
Dikatakan Politisi Gerindra ini, Pemko Pekanbaru juga diminta untuk dapat maksimalkan dukungan terhadap kelangsungan PDAM ke depannya.
Fathullah juga kembali menanyakan keseriusan dari manajemen PDAM saat ini untuk memperbaiki kondisi air yang sampai ke rumah pelanggan. Karena banyak keluhan soal kualitas air yang tidak bagus. "Air PDAM rata-rata jarang bersihnya, makanya banyak warga pakai sumur bor,"ujarnya lagi.
Selain itu, masalah lainnya air sering macet. Layanannya juga dinilai tidak layak dalam melayani masyarakat. "Tiga ini masalah yang harus dipecahkan,"tambahnya.
Dari tiga persoalan yang saat ini terjadi, kata Fathullah, jika bisa diperbaiki ada jaminan pelanggan akan bertambah. "Masalah ini yang banyak menjadi keluhan datang ke saya,"papar Fathullah.
Maka yang saat ini selain masalah layanan, persoalan pelanggan partai kecil maupun partai besar dirangkul dengan kualitas layanan terbaik. "Untuk partai besar ini harus ada peran Pemko agar PDAM bisa segera menjadi perusahaan sehat, dan dapat menggaransi semua pelanggan,"sebutnya.(gus)
Polsek Bukit Raya menangkap terduga pelaku pencurian 25 unit iPhone di Marpoyan Damai dengan kerugian…
Empat lagu daerah Rokan Hulu resmi mendapat sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal dari Kemenkum RI.
Harga Minyakita di Kepulauan Meranti masih sesuai HET meski stok terbatas dan belum memenuhi kebutuhan…
Bupati Kuansing bertemu Sekdaprov Riau membahas persiapan MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau yang digelar Juni…
Kajati Riau melantik sejumlah pejabat struktural, termasuk Fredy Feronico Simanjuntak sebagai Kajari Rokan Hulu.
Bapanas mempertanyakan distribusi Minyakita di Riau setelah menemukan harga minyak goreng tersebut tembus Rp20 ribu…