UNTUNG SUBAGYO
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau mengimbau, agar kaum milenial untuk berhati-hati terkait maraknya peredaran narkoba di Provinsi Riau, termasuk Kota Pekanbaru. Apalagi Kota Pekanbaru berada di garis merah yang menandakan sebagai kota yang sangat rawan narkoba.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala BNNP Riau Untung Subagyo. Tak hanya itu, ia juga mengungkapkan jika generasi milenial adalah sasaran empuk dari sindikat narkoba. “Pekanbaru berada di garis merah dan generasi milenial ini salah satu sasaran sindikat narkoba,” ungkapnya, Jumat (2/8).
Untuk itu, Untung menuturkan, generasi milenial sebagai generasi yang kritis, inovatif dan produktif, maka harus dijaga dan dijauhkan dari bahaya narkoba dan sejenisnya.
Untung mengimbau para orang tua untuk memberikan perhatian kepada anak-anaknya dan memberikan kegiatan positif agar anak-anak berkecimpung dalam kegiatan negatif.
“orang tua harus berikan kegiatan positif, sehingga mereka tidak menganngur. Biasanya waktu menganggur itu cenderung diguankan untuk kegiatan-kegiatan negatif,” pungkas Untung.
Tak hanya itu, Untung juga menyampaikan kepada generasi milenial agal lebih selektif dalam memilih pergaulan agar tidak turut terjerumus dalam lembah narkoba.
“Kami imbau kepada milenial, tolong dalam pergaulan kita lihat dulu, siapa yang harus dijadikan kawan dan kegiatan apa yang bermanfaat,” tutupnya.(*2)
Pemko Pekanbaru memastikan program berobat gratis UHC terus berlanjut dengan anggaran Rp111 miliar setelah tunggakan…
Menkeu Purbaya menyebut APBN bisa tanpa defisit, namun berisiko besar bagi ekonomi. Defisit 2025 dijaga…
DPRD Pekanbaru mendukung Satgas Penertiban Kabel FO tetap bekerja meski perda belum disahkan demi keselamatan…
Sekda Inhu menegaskan tidak ada toleransi bagi ASN yang terlibat narkoba dan mendukung penuh proses…
Jonatan Christie menjadi satu-satunya wakil Indonesia di perempat final Malaysia Open 2026 dan siap menghadapi…
Pemkab Kepulauan Meranti mulai mencairkan gaji ASN dan PPPK Januari 2026 serta tunda bayar 2024…