PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Perhimpunan Dokter Keluarga Indonesia (PDKI) cabang Riau menggelar aksi sosial dalam rangka Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang jatuh pada 29 Juni. Aksi yang dilangsungkan, Ahad (28/6)di Bandar Serai (Purna MTQ) Pekanbaru ini meliputi penyuluhan, silaturahmi ke posko Gugus Tugas Covid-19, pembagian masker dan sembako kepada pedagang kaki lima, pengemudi ojek, sekuriti, dan pemulung di sekitar lapangan PurnaMTQ, serta sumbangan masker bedah untuk beberapa rumah sakit di Pekanbaru.
Ketua PDKI Riau dr Nuzelly Husnedi MARS menyampaikan, semua pihak harus berkolaborasi untuk bersama-sama dapat mengatasi wabah ini. Dalam masa pandemi ini PDKI mempunyai program tanggap Covid-19 yang diikuti oleh anggota PDKI di 20 provinsi. Program ini adalah bentuk dari partisipasi PDKI dalam gerakan dokter semesta. Dr dr Elda Nazriati MKes sebagai Koordinator Wilayah Riau untuk program tanggap Covid-19 PDKI menyampaikan, program ini sudah berlangsung sejak 18 Mei 2020 dan akan berakhir 31 Juli 2020.
Program yang bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan ini melibatkan lebih kurang 600 dokter keluarga di seluruh Indonesia sebagai relawan Covid-19. Di Riau ada 40 orang dokter yang terlibat dalam program ini. Relawan dokter keluarga ini ditempatkan pada puskesmas tempat kerjanya atau tempat domisilinya masing-masing untuk membantu program penanggulangan Covid-19. Sebelum turun ke lapangan para dokter ini terlebih dahulu telah mendapatkan pengayaan dari PP PDKI.
Kegiatan yang dilakukan antara lain mapping risiko pasien dan keluarga, edukasi pada masyarakat secara online dan offline, serta berkolaborasi dengan puskesmas dan masyarakat setempat untuk memperkuat program penanggulangan Covid-19 dan program kesehatan lainnya.(fiz/ifr)
Pawai Waisak di Pekanbaru berlangsung meriah dengan 3.000 peserta dan 12 mobil hias meski sempat…
Polisi mengungkap kasus pembunuhan sopir truk Minyakita di Pekanbaru. Rekan kerja korban diduga menjadi otak…
PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.
JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.
Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.
Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…