Categories: Pekanbaru

Utus Satu Ustaz Khusus Bahas Wakaf Tunai

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, mulai tahun ini menerapkan gerakan wakaf Rp1.000 perhari. Wakaf ini, akan menyasar para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di lingkungan Pemprov Riau.

Kepala Biro Kesra Setdaprov Riau, Masrul Kasmy mengatakan, untuk melaksanakan gerakan wakaf ini, Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi juga telah mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada. Namun memang hingga saat ini belum berjalan, pasalnya masih ada beberapa pola penyesuaian pengumpulan wakaf.

"Wakaf Rp1.000 perhari itu sifatnya imbauan bagi ASN Pemprov Riau yang muslim. Memang Pak Gubernur menginginkan mulai awal tahun ini wakaf itu  sudah berjalan, tapi belum bisa karena masih ada yang perlu disiapkan lagi," katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, dalam waktu dekat ini, pihaknya akan langsung turun ke OPD-OPD yang ada untuk melakukan sosialisasi dan membahas teknis pengumpulan wakaf. Beberapa opsi yang ditawarkan yakni, dibuat satu kotak pengumpulan wakaf perhari.

"Selain opsi kotak wakaf, ada juga usulan untuk melakukan koordinasi dengan bendahara OPD. Yakni dengan pemotongan gaji tiap bulan, dihitung perhari Rp 1000 dikali berapa efektif hari kerja pada bulan itu. Tapi tentunya hal ini harus mendapatkan persetujuan dari ASNnya," sebut dia.

Dalam sosialisasi yang dilakukan pihaknya ke OPD-OPD tersebut, pihaknya juga akan menggandeng seorang ustaz yang khusus akan berbicara mengenai wakaf. Seperti memulainya dan pahala yang akan didapatkan oleh orang yang gemar berwakaf.

"Nanti saat sosialisasi ada ustaz yang memberi tausiyah soal wakaf ini. Jadi ustaz ini khusus bicara masalah wakaf, kita sebut juga ustaz wakaf," ujarnya.

Gubernur Riau Syamsuar mengatakan, Pemprov Riau, bersama pihak terkait menyosialisasikan  saat ini masyarakat bisa memberikan wakaf tidak hanya berupa barang atau lazimnya tanah. Namum bisa memberikan wakaf dalam bentuk uang tunai.

Pengembangan wakaf uang tunai ini juga sebagai salah satu cara untuk mengembangkan ekonomi syariah di Riau.(sol)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Anggaran 2026 Digeser, Sejumlah Jembatan Rusak di Meranti Terancam Tak Diperbaiki

Proyek pembangunan dan rehabilitasi jembatan di Kepulauan Meranti terancam tertunda pada 2026 akibat anggaran daerah…

47 menit ago

Dosen UIR Edukasi Siswa SMK Migas Inovasi soal Logging dan Data Sumur

Dosen Teknik Perminyakan UIR mengedukasi siswa SMK Migas Inovasi Riau tentang logging dan interpretasi data…

1 jam ago

SMAN 5 Pekanbaru Jadi Pembuka Roadshow Kopi Good Day, Semangat Prestasi Menggelora

Roadshow Kopi Good Day Goes to School meriahkan SMAN 5 Pekanbaru dengan penampilan siswa, semangat…

3 jam ago

Tergerus Sungai Umban, Bahu Jalan Siak II Amblas Rawan Kecelakaan

Bahu Jalan Siak II di Rumbai amblas akibat tergerus Sungai Umban. Kondisi ini dinilai membahayakan…

23 jam ago

Bangunan Kios Pasar Bawah Telukkuantan Dieksekusi

Pemkab Kuansing mengeksekusi pembongkaran kios Pasar Bawah Telukkuantan. Mayoritas pedagang memilih mengosongkan kios secara mandiri.

1 hari ago

Riau Pos Fun Bike 2026, Satukan Komunitas Sepeda Lewat Olahraga

Riau Pos Fun Bike 2026 kembali digelar sebagai ajang olahraga dan silaturahmi yang mendorong gaya…

1 hari ago