Categories: Pekanbaru

Dosen STIKes Payung Negeri Latih Anak Panti Asuhan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Payung Negeri Pekanbaru baru-baru ini berhasil memenangkan Hibah Pengabdian Masyarakat Kompetitif Nasional yang diselenggarakan oleh Kemerintek Dikti tahun 2021 dengan skema program kemitraan masyarakat dengan judul "PKM Panti Asuhan As Salaam Kota Pekanbaru Tahun 2021".

Kegiatan ini diseleksi dari proposal yang diajukan oleh dosen seluruh perguruan tinggi se-Indonesia. Adapun dosen yang berhasil atas capaian ini, yakni Dwi Sapta Aryantiningsih SST SKM MKes sebagai ketua dan Linda Suryani SST MKeb sebagai anggota.

Dalam kegiatannya, pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Panti Asuhan As Salaam Kota Pekanbaru, yang berada di Jalan Safari IV Nomor 5  Kelurahan Labuhbaru Barat Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru.

Dwi Sapta Aryantiningsih,SST SKM MKes mengatakan kegiatan pengabdian bertujuan untuk memberikan informasi dan membantu menyelesaikan permasalahan seputar kesehatan reproduksi remaja, serta melatih keterampilan berwirausaha pada anak asuh di lingkungan panti. "Semoga setelah kegiatan ini, anak panti dapat mandiri untuk menjadi wirausahawan dan semoga dosen di STIKes Payung Negeri dapat lebih banyak lolos seleksi hibah dan dapat terus  mengabdikan diri bagi masyarakat," harapnya.

Metode pelaksanaan meliputi tiga tahapan. Tahapan pertama mengenai personal hygiene (kebersihan diri perorangan), pembuatan jamu kunyit asem, mulai dari pemilihan bahan baku, peracikan, pengemasan produk, serta pelatihan kewirausaha dan pelatihan digital marketing, meliputi pembuatan flyer, label kemasan produk berbasis android dan e-commerce.

Tahapan kedua pada pembentukan dan pelatihan remaja care (Jacare) yang berasal dari mahasiswa/i STIKes Payung Negeri. Pembentukan Jacare ini berfungsi sebagai peer support (dukungan teman sebaya). Tahapan ketiga yaitu evaluasi. Melihat adanya dampak positif bagi anak panti asuhan baik adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan tentang kesehatan diri dan lingkungan. Adanya keterampilan dalam pembuatan jamu dan promosi digital.(rul)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Cegah DBD dan Malaria, Rutan Rengat Lakukan Fogging Massal

Rutan Rengat lakukan fogging cegah DBD dan malaria. Pengasapan dilakukan menyeluruh demi menciptakan lingkungan sehat…

17 jam ago

Tambang Emas Ilegal Ditertibkan, 5 Rakit PETI Dibakar di Lokasi

Aparat gabungan Polsek dan Koramil musnahkan 5 rakit PETI di Kuantan Hilir. Penertiban dilakukan untuk…

17 jam ago

Tak Hujan Tapi Banjir, Jalan Pelita Pekanbaru Bikin Warga Resah

Jalan Pelita Pekanbaru tergenang meski tak hujan. Drainase tersumbat diduga jadi penyebab, warga minta solusi…

17 jam ago

Laporkan Sampah Menumpuk, Warga Ini Malah Dapat Reward dari Pemko Pekanbaru

Warga Pekanbaru dapat reward usai laporkan sampah menumpuk. Pemko dorong partisipasi publik wujudkan kota bersih…

18 jam ago

Kejar PAD Rp255 Miliar, Pemkab Kuansing Kerahkan PPPK Jadi Juru Pungut Pajak

Pemkab Kuansing sebar PPPK ke desa untuk genjot PAD Rp255 miliar, sekaligus dorong pajak, ekonomi,…

1 hari ago

Tingkatkan Literasi Siswa, Guru di Siak Wajib Kuasai Bahasa Indonesia dengan Baik

Disdik Siak tingkatkan literasi guru lewat PKBI, dorong penguasaan bahasa Indonesia demi meningkatkan kualitas belajar…

2 hari ago