Categories: Pekanbaru

Pansus Penyertaan Modal BRK dan Jamkrida Resmi Dibentuk

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau menggelar rapat paripurna pada Kamis (30/9). 

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Riau Hardianto serta dihadiri Sekdaprov Riau SF Haryanto ini, beragendakan penyampaian jawaban gubernur atas pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang penambahan penyertaan modal terhadap dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Yakni PT Bank Riau Kepri dan PT Jaminan Kredit Daerah Riau sekaligus pembentukan Panitia Khusus (Pansus). 

Wakil Ketua DPRD Riau Hardianto menyampaikan hendaknya pansus ini dapat segera segera dan menghasilkan Perda yang berkualitas. Sehingga dapat menjadi payung hukum bagi Pemprov Riau melakukan penambahan penyertaan modal memperkuat PT Bank Riau Kepri dan PT Jaminan Kredit Daerah Riau yang merupakan BUMD Riau.

"Alhamdulillah paripurna hari ini jawaban pemerintah atas pandangan umum fraksi terhadap Ranperda tentang penambahan penyertaan modal pada PT Bank Riau Kepri dan PT Jaminan Kredit Daerah Riau berjalan lancar, dan Alhamdulillah juga terbentuk Pansusnya," sebut Hardianto usai sidang.

Di tempat yang sama, Sekdaprov Riau SF Haryanto dalam kesempatan tersebut turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh fraksi yang telah menyampaikan pandangan tentang ranperda ini. Ia berharap hadirnya Ranperda tersebut dapat menjadikan PT Bank Riau Kepri dan PT Jaminan Kredit Daerah Riau dapat menjadi perusahaan daerah yang lebih maju dan terbilang.

SF Hariyanto mengatakan, Pemprov Riau menyadari dalam memberikan tanggapan ini mungkin tidak dapat memuaskan semua pihak. Namun sebutnya, pada prinsipnya saran dan masukan kiranya dapat dibahas dalam rapat Pansus nantinya.

"Kami meminta dukungan kita semua agar Ranperda ini dapat disetujui dalam waktu yang tidak begitu lama," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pansus Markarius Anwar berujar bahwa Pansus dibentuk karena ada syarat di PT Jamkrida, setelah lima tahun beroperasi minimal harus ada modal Rp50 miliar, sedangkan saat ini Jamkrida masih memiliki modal Rp25 miliar, bahkan sudah ditegur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Maka dari itu, tahun ini kita bergerak cepat untuk menambah modalnya, sudah dianggarkan di APBD Perubahan 2021, penambahannya Rp25 miliar, Ranperda ini jadi payung hukumnya," kata Markarius.

Politisi PKS ini mengatakan, bahwa pimpinan sudah berkonsultasi dengan Kemendagri, dimana saat ini APBD P masih dalam tahap evaluasi dari kemendagri. Sedangkan untuk Bank Riau Kepri, sambung dia, sesuai dengan target 50 persen plus satu, agar tetap Provinsi Riau menjadi saham mayoritas, sehingga BRK menjadi BUMD-nya Provinsi Riau.

"Belum dianggarkan, tapi kita tekankan agar cukup untuk 50 persen lebih. Nanti penganggarannya di APBD Murni 2022, jadi masih ada waktu," ujarnya.

Untuk diketahui, adapaun Pansus yang baru terbentuk dipimpin oleh Markarius Anwar serta Wakil Ketua Husaimi Hamidi. Sedangkan anggota terdiri dari Karmila Sari, Sewitri, Makmun Solikhin, Sugeng Pranoto, Kelmi Amri, Eddy Yatim, Nurzafri, Dona Sri Utami, Sofyan Siroj, Syamsurizal, Zulfi Mursal, Ade Agus dan Yuyun Hidayat.(adv/nda)
 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Solar Subsidi Langka di Riau, Sopir Truk Rela Antre Hingga 6 Jam di SPBU

Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…

10 jam ago

DPRD Kepulauan Meranti Jadwalkan Pengesahan Dua Ranperda

DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…

10 jam ago

Tim SAR Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…

10 jam ago

Diserahkan Menteri PPPA, Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho Sabet Penghargaan Nasional

Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho meraih penghargaan Apresiasi Swara Cantika…

11 jam ago

BMKG Deteksi 71 Titik Panas di Riau, 10 Daerah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

BMKG mencatat 3.227 titik panas di Sumatera dengan 71 titik berada di Riau. Peringatan dini…

11 jam ago

Dampak Asap Karhutla Makin Pekat, Pemkab Kuansing Liburkan Sekolah Dua Hari

Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…

22 jam ago