ingot Ahmad
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali melanjutkan pemberian imunisasi Polio. Pasalnya, dalam Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio tahap satu yang digelar 23-29 Juli lalu, capaian imunisasi Polio baru di kisaran 45 persen.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut mengatakan, dari target 145.754 anak, pencapaian imunisasi Polio baru berkisar 45 persen atau 65.495 anak. Untuk itu pihaknya melanjutkan pemberian vaksin Polio.
”Pemberian imunisasi Polio akan berlanjut hingga tanggal 3 Agutus,” ujar Ingot Ahmad Rabu (31/7).
Pemberian vaksin polio kepada anak usia 0 sampai 7 tahun 11 bulan 29 hari di Kota Pekanbaru, berlanjut. Sebab, capaian imunisasi tahap pertama yang dimulai 23-29 Juli baru berkisar 45 persen dari target 145.754 anak.
Dalam lanjutan imunisasi Polio ini, Diskes bersama tenaga kesehatan langsung mendatangi rumah warga yang anaknya belum divaksin Polio. Selain menyambangi rumah warga, petugas juga turun ke sekolah tingkat PAUD, TK hingga sekolah dasar (SD).
”Jadi, kami jemput bola dengan mendatangi langsung anak-anak yang belum vaksin dan yang berhalangan atau sakit pada saat pelaksanaan PIN Polio tahap I,” sambungnya.
Dia katakan, imunisasi Polio lanjutan ini akan berlangsung selama lima hari dimulai tanggal 30 Juli hingga 3 Agustus mendatang. ”Selama lima hari ini, petugas dari Dinas Kesehatan akan melakukan imunisasi secara mobile,” ujar Ingot.
Diskes Pekanbaru, tahap pertama sudah 65.495 anak di Kota Bertuah yang mendapatkan vaksin Polio. Ratusan titik dijadikan tempat kegiatan vaksin, seperti di sekolah, posyandu, puskesmas dan lainnya.(yls)
Laporan JOKO SUSILO, Kota
Pawai Waisak di Pekanbaru berlangsung meriah dengan 3.000 peserta dan 12 mobil hias meski sempat…
Polisi mengungkap kasus pembunuhan sopir truk Minyakita di Pekanbaru. Rekan kerja korban diduga menjadi otak…
PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.
JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.
Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.
Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…