Categories: Pekanbaru

Sepi Peminat, Lokasi Vaksinasi Massal Dipindah

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bersama Relawan Peduli Covid-19 berencana memindahkan kegiatan vaksinasi massal yang telah berjalan di Hotel Premiere, Pekanbaru ke Hotel Furaya, Selasa (1/6).

Hal ini dikarenakan sepinya peminat vaksinasi massal di Hotel Premiere akibat masih banyak masyarakat yang tidak mengetahui tempat pelaksanaan vaksinasi massal.

Menurut Koordinator Vaksinasi Massal di Premiere Hotel, Ingot Ahmad Hutashuhut, Senin (31/5), pihaknya memang berencana untuk melaksanakan vaksinasi massal di Hotel Premiere selama tiga hari. Namun hari ini, akhirnya dipindah ke Hotel Furaya.

"Iya, benar kami pindahkan ke Hotel Furaya supaya masyarakat lebih banyak atang untuk mengikuti vaksinasi massal. Sebenarnya kami memang berencana membuat kegiatan ini di Furaya dan Novotel, menyambung kegiatan pekan lalu. Tapi karena hari ini di Furaya ada kegiatan lain, maka kami pindah ke Premiere dan besok sudah bisa ke Furaya lagi," ucapnya.

Ditambahkan Igot, untuk sasaran vaksinasi massal ini adalah untuk para pelaku ekonomi, pelayan publik seperti Gojek, pedagang pasar, pelaku ekonomi dan juga UMKM. Dengan persyaratan hanya tinggal datang bawa KTP saja dan mengisi formulir.

"Bagi yang bukan penduduk Pekanbaru dipersilahkan datang saja dulu, karena target vaksinasi ini kan bukan untuk orang-orang tertentu. Jadi dipersilahkan datang," katanya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Relawan Peduli Covid-19 Riau, Dirmanto Chang mengatakan kegiatan vaksinasi massal ini adalah kelanjutan program vaksinasi 50.000 dosis sesuai dengan instruksi presiden. Pelaksanaanya sendiri sudah dimulai dari 23 Mei 2021 lalu yang sudah dimulai oleh Pemko Pekanbaru di beberapa rumah sakit, kampus dan puskesmas, HKBP dan lainnya untuk menuntaskan target yang sudah diintruksikan.

"Tiga hari ke depan kami melaksanakan vaksinasi di dua tempat yakni di Premiere dan juga Novotel. Namun untuk besok yang di Premiere kami pindahkan ke Furaya. Targetnya 2.500 vaksin di masing-masing tempat," ucapnya.

Lanjut Dirmanto, untuk jumlah vaksinator yang diturunkan di dua tempat ini adalah di Novotel 16 tim dan di Premiere 12 tim. Namun memang untuk masyarakat yang datang untuk vaksinasi di Premiere Hotel ini tidak seramai biasanya.

"Sampai siang tadi untuk jumlahnya memang baru 200 orang saja yang divaksin dari target di dua tempat itu masing-masing sebanyak 2.500 peserta. Jadi rencananya besok kami akan pindah ke Hotel Furaya dan juga kami akan tetap memberikan informasi, baik melalui pemko ataupun relawan. Selain itu juga melalui media tentunya. Sehingga masyarakat yang belum divaksin bisa segera datang untuk divaksin," ujarnya.(yls)

Laporan: PRAPTI DWI LESTARI (PEKANBARU)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

2 jam ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

3 jam ago

AI Makin Canggih, Jurnalis Diingatkan Jangan Sampai Kalah dan Kehilangan Fakta

AI membantu kerja jurnalistik, tetapi jurnalis tetap wajib menemukan, memverifikasi, dan mempertanggungjawabkan fakta di tengah…

3 jam ago

Operasional 15 SPPG di Riau Dihentikan, Ini Alasan BGN

BGN menghentikan sementara 129 SPPG, termasuk 15 di Riau, karena belum memiliki Surat Penetapan KPM…

3 jam ago

Eks Kuasa Hukum PT SPRH Dituntut 14 Tahun, Kerugian Negara Capai Rp64,2 Miliar

Mantan kuasa hukum PT SPRH Zulkifli dituntut 14 tahun penjara dalam kasus korupsi dana PI…

8 jam ago

Kabut Asap Kepung Pekanbaru, 21 Puskesmas Kini Disiagakan 24 Jam

Pemko Pekanbaru menyiagakan 21 Puskesmas untuk menangani dampak kabut asap Karhutla dan memastikan pelayanan kesehatan…

8 jam ago