Pengendara kendaraan roda dua melintas di Jalan Bima, Kecamatan Bina Widya dekat RS Prima yang mengalami kerusakan, Ahad (28/1/2024). (EVAN GUNANZAR/RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kerusakan jalan-jalan dalam Kota Pekanbaru semakin memprihatinkan. Jumlahnya pun diyakini bertambah, karena kerap tergenang air hujan di musim hujan saat ini. Untuk itu, Pemko Pekanbaru meng-update data jalan yang rusak saat ini.
Hal ini disampaikan Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Rois, Rabu (31/1). ”Kondisi jalan dalam kota bisa dikatakan cukup parah, dan perlu penanganan dan perhatian serius dari pemerintah,” kata Rois.
Untuk update data ini, pemko harus melibatkan camat dan lurah. ”Jadi mengapa perlu melibatkan semua pihak untuk masalah jalan rusak ini? Karena lurah dan camat setempat lebih tahu di mana saja titiknya,” kata Rois lagi.
Hingga saat ini, disampaikan Rois, hampir setiap hari ada saja keluhan dari masyarakat yang mengadukan kepadanya terkait jalan rusak. Bahkan beberapa jalan rusak ditanami pisang sebagai bentuk protes warga.
Politisi PKS ini mendorong Dinas PUPR Kota Pekanbaru untuk terus menggesa pengerjaan perbaikan jalan rusak dan berlubang di awal tahun 2024. Khususnya jalan yang dalam kondisi rusak parah di-overlay. Dan tahun ini, pemko menganggarkan perbaikan jalan rusak sebesar Rp15 miliar.
”Kalau jalan yang dalam kondisi berlubang itu harus segera ditutup dengan aspal, tak boleh dibiarkan lama-lama karena nanti lubang itu akan besar dan jalan menjadi makin parah rusaknya,” tutur Rois.
Dia juga menekankan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruangan (PUPR) Kota Pekanbaru untuk melibatkan semua pihak agar dapat memaksimalkan penggunaan anggaran yang disiapkan tersebut.
Terlepas yang katanya sudah ada menjadi kewenangan Provinsi Riau, ini dimintanya tidak menjadi perdebatan atau saling lempar tanggungjawab. ”Lakukan apa yang bisa diperbaiki dengan anggaran yang ada, sisanya lakukan komunikasi dan koordinasi dengan provinsi,” tuturnya.(gus)
Kampung Terendam di Pekanbaru resmi menjadi Kampung Tangguh Antinarkoba sebagai simbol perang melawan peredaran narkotika.
Perjuangan Daerah Istimewa Riau terus berlanjut setahun setelah deklarasi bersama, dengan dukungan ratusan organisasi masyarakat.
Rohil siapkan aplikasi digital terintegrasi untuk memudahkan wisatawan saat menghadiri perhelatan budaya Bakar Tongkang.
Pemko Pekanbaru membongkar bangunan liar di aset pemerintah kawasan Jalan Sudirman Ujung, Rumbai, menggunakan alat…
Polda Riau mengungkap dugaan peredaran sabu di Rantau Kopar, Rohil. Seorang pria diamankan, lokasi penggerebekan…
Wakil Rektor Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra resmi maju sebagai bakal calon Rektor Unri periode…