Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Dumai, menggelar rapat koordinasi untuk merealisasikan terlaksananya Gerakan Pasar Murah (GPM) di Dumai, Senin (25/3/2024). (SYAHRI RAMLAN/dumai)
DUMAI (RIAUPOS.CO) – Permintaan konsumen terhadap sembilan bahan pokok (sembako) di bulan suci Ramadan terutama menjelang lebaran Idulfitri mengalami peningkatan. Dampak yang ditimbulkan yakni terjadinya kenaikan harga. Seiring dengan itu, Gerakan Pasar Murah (GPM) sangat diperlukan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan Sembako.
Penegasan tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Dumai Mukhlis Suzantri, Senin (25/3) ketika memimpin rapat persiapan pelaksanaan GPM di ruangan pertemuan DKPP Dumai.
”Berkaitan dengan inilah, maka kita mencoba melakukan intervensi dengan melaksanakan GPM. Tujuannya untuk memudahkan masyarakat mendapatkan sembako dengan harga yang terjangkau,” kata Mukhlis
Sering dengan itu, lanjut Mukhlis, pihak DKPP telah menyurati pihak perusahaan untuk ikut berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan GPM tersebut. Sejumlah perusahaan tersebut yakni Wilmar dan Indofood serta perusahaan lainnya dalam menyediakan produk dengan harga terjangkau masyarakat.
”DKPP dan OPD terkait sudah siap untuk melaksanakan GPM ini dengan sebaik-baiknya. Persiapan sudah matang, tinggal pelaksanaannya saja lagi,” kata Mukhlis seraya menambahkan mohon doa dan dukungan agar pelaksanaan berjalan lancar.
Sementara, rapat persiapan jelang pelaksanaan GPM tersebut telah diikuti oleh sejumlah perwakilan dari OPD dan instansi terkait. Di antaranya dari unsur DKPP, Dinas Perdagangan, Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian, Dinas Perikanan, Dinas Kominfo Statistik Dan Persandian, Camat Dumai Selatan dan Bulog serta pihak lainnya.
GPM di Kota Dumai direncanakan dilaksanakan, Kamis (28/3) mendatang. Pelaksanannya sendiri direncanakan dipusatkan di tanah lapang yang berada di Jalan Abdul Rab Khan, RT 12, Kelurahan Bukit Timah, Kecamatan Dumai Selatan atau dekat SMK Taruna Dumai.
”GPM itu nanti bakal diisi oleh sejumlah komoditi pangan seperti beras, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, cabai dan lainnya Dengan harga murah dan terjangkau,” kata Mukhlis.(sah)
Kompensasi bagi 142 nelayan terdampak pencemaran Sungai Tapung mulai direalisasikan. Nelayan berharap pemulihan lingkungan segera…
Kapolda Riau menjenguk korban dugaan pengeroyokan di RS Bhayangkara dan menegaskan proses hukum akan dilakukan…
Sidang dugaan korupsi Perumda BPR Indra Arta Inhu memasuki tahap replik. Satu terdakwa meninggal dunia…
Perbaikan jalan menyebabkan kemacetan panjang di perbatasan Riau-Sumbar dan Km 35 Pekanbaru-Bangkinang. Pengendara diminta mengatur…
Kuansing sukses menjadi tuan rumah MTQ Riau 2026 dan meloloskan lima qori-qoriah untuk memperkuat kafilah…
Pemko Pekanbaru mencatat masih ada 3.350 kursi kosong di 108 SD Negeri usai pengumuman SPMB…