Penanaman mangrove serentak di jajaran Kodam I Bukit Barisan dilaksanakan, Rabu (21/2/2024). Di Dumai, penanaman mangrove serentak dipusatkan di Hutan Bandar Bakau yang dilakukan oleh Danrem 031 Wira Bima Brigjen TNI Dany Rakca Andalasawan SAp MHan, didampingi Dandim 0320 Dumai Letkol Inf Antony Tri Wibowo dan Kapolres Dumai AKBP Dhovan Oktavianton. (SYAHRI RAMLAN/RIAU POS )
DUMAI (RIAUPOS.CO) – Aksi penanaman mangrove di jajaran Kodam I Bukit Barisan dilaksanakan, Rabu (21/2) serentak. Aksi penanaman tersebut turut dilaksanakannya di jajaran Korem 031 Wira Bima yang dipusatkan di wilayah Kodim 032 Dumai. Penanaman mangrove serentak di wilayah Kodim 032 Dumai dipusatkan di Hutan Bandar Bakau yang berada di Kelurahan Tanjung Palas,. Kecamatan Dumai Timur.
Aksi penanaman mangrove di Hutan Bandar Bakau ini dilakukan langsung oleh Danrem 031 Wira Bima Brigjen TNI Dany Rakca Andalasawan SAp MHan didampingi Dandim 0320 Dumai Letkol Inf Antony Tri Wibowo dan Kapolres Dumai AKBP Dhovan Oktavianton. Serta turut didampingi dari unsur pemko dan masyarakat selalu penggiat lingkungan di Hutan Bandar Bakau.
”Ada.seribu batang mangrove yang kita tanam secara serentak di Hutan Bandar Bakau di Dumai ini,” kata Danrem 031 Wira Bima Brigjen TNi Dany Rakca Andalasawan SAp MHan yang ditemui wartawan usai melakukan penanaman serentak di Hutan Bandar Bakau di Dumai.
Kegiatan penghijauan yang dilakukan ini, lanjut Dany, melibatkan semua unsur yang ada. Mulai dari unsur penggiat lingkungan maupun masyarakat termasuk dari kalangan para Pramuka. ”Melestarikan lingkungan ini harus terus kita lakukan secara berkesinambungan. Selamatkan lingkungan ini untuk anak cucu kita,” kata Dany.
Selain itu, Dany juga memberikan apresiasi kepada penggiat lingkungan Hutan Bandar Bakau untuk diusulkan mendapatkan penghargaan dari pemerintah berupa Kalpataru. ”Ini sangat bagus. Karena, bisa menjadi motivasi bagi penggiat lain untuk dapat bersama-sama menjaga lingkungan,” kata Dany.
Hanya saja, lanjut Dany, Kalpataru merupakan tujuan akhir yang diraih di bidang lingkungan. ”Kalpataru memang harapan kita semua, namun bukanlah tujuan akhir untuk dicapai. Karena, tujuan kita adalah untuk jangka panjang,” kata Dany seraya menambahkan selamatkan bumi untuk kepentingan anak-anak dan cucu-cucu di masa depan.
Mengingat penting masalah lingkungan, Dany berperan agar kegiatan penghijauan turut dilakukan di semua lini yang ada. ”Penghijauan harus dilakukan disemua tempat. Termasuk sekolah-sekolah yang ada di Dumai ini,” kata Dany sambil menambahkan kegiatan penanaman di sekolah perlu didampingi oleh para Koramil di daerahnya masing-masing.
Hutan Bandar Bakau memiliki luas 26 ha berisikan berbagai jenis mangrove. Salah satunya yakni mangrove jenis Rhizophora Mucronata. Pengunjung dapat menikmati kawasan ini atau mengelilingi Bandar Bakau Dumai menggunakan sampan dayung.(ade)
Laporan Syahri Ramlan, Dumai
Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Siak meringkus dua dari empat pelaku jambret asal Pekanbaru yang…
Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hilir mencatat lonjakan kasus DBD dan malaria hingga September 2026, serta…
KPJ Healthcare Malaysia dan BRK Syariah menggelar health talk di Pekanbaru untuk mengedukasi masyarakat mengenai…
BKPSDM Kabupaten Rokan Hilir menyerahkan SK Pelaksana Tugas (Plt) untuk mengisi kekosongan posisi pimpinan di…
Satu korban hilang akibat galodo Solok ditemukan meninggal dunia pada Jumat (25/9/2026). Total korban jiwa…
Bareskrim Polri bersama Bea Cukai Bengkalis menggagalkan penyelundupan 28,3 kg sabu jaringan internasional dan menangkap…