Categories: Dumai

DLH Data Pohon Rawan Tumbang

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Mengingat adanya beberapa kali kejadian seperti pohon patah dan tumbang menutupi ruas badan jalan akibat hujan deras yang disertai angin kencang, disikapi serius oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Dumai. DLH akan segera melakukan inventarisir terhadap pohon-pohon yang dianggap rawan patah dan tumbang.

Kepala DLH Dumai Agus Gunawan yang dihubungi Riau Pos, Selasa (16/7) di Dumai menjelaskan, menginventarisir sejumlah pohon sangat penting dilakukan. Terutama terhadap sejumlah pohon-pohon yang dianggap rawan untuk patah maupun tumbang akibat hujan deras yang disertai tiupan angin kencang.

Berkaitan dengan itu, lanjut Agus, DLH Dumai sudah menerjunkan sejumlah anggotanya untuk turun ke lapangan. ”Di lapangan itu, anggota kita melakukan pengecekan terhadap pohon-pohon yang tumbuh di kanan kiri jalan maupun di tempat lain,” kata Agus seraya menambahkan ini sangat penting sebagai langkah untuk mengantisipasi kemungkinan kejadian pohon patah dan tumbang.

Selain itu, tambah Agus, anggota yang diturunkan dilakukan juga melakukan pendataan terhadap sejumlah pohon mana yang layak dipangkas untuk dirapikan.

”Kemarin, anggota kita turun di SMK Purnama untuk melakukan pengecekan,” kata Agus seraya menambahkan terutama untuk dilakukan pemangkasan guna memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi warga sekolah SMK Purnama.

Berdasarkan catatan sejumlah pohon yang rawan patah dan tumbang akibat hujan deras yang disertai angin kencang di antaranya terdapat di Jalan Cut Nyak Dien, Jalan Putri Tujuh, Jalan Inpres, Jalan Datuk Laksamana dan Jalan Soekarno – Hatta.

”Anggota kita kemarin sudah turun di beberapa lokasi kejadian itu untuk melakukan pembersihan ruas badan jalan yang ditutupi pohon yang patah dan tumbang,” kata Agus.(ade)

Laporan Syahri Ramlan, Dumai

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Resahkan Warga, Dua Warung Remang-remang di Kuantan Mudik Ditertibkan Polisi

Polsek Kuantan Mudik menertibkan dua warung remang-remang di Bukit Betabuh setelah menerima keluhan warga. Lima…

9 jam ago

PETI di Kampar Kiri Digerebek, Satu Operator Ekskavator Diamankan Polisi

Polisi membongkar aktivitas PETI di Kampar Kiri Hulu dan mengamankan operator ekskavator. Sejumlah peralatan tambang…

16 jam ago

Warga Rambah Sempat Krisis Air Bersih, Ternyata Kabel Pompa Dicuri

Warga Rambah sempat kesulitan air bersih setelah kabel pompa distribusi di Desa Pawan dicuri. Aliran…

16 jam ago

Dosen Unilak Bekali Siswa SMKN 1 Kandis Jurus Branding Digital dan Hitung Harga Jual

Dosen Unilak membekali siswa SMKN 1 Kandis dengan kemampuan digital branding dan menghitung HPP untuk…

2 hari ago

Air Sungai Singingi Kembali Keruh, PETI Diduga Jadi Penyebab

Air Sungai Singingi kembali keruh setelah PETI diduga beraksi. Warga meminta aparat meningkatkan razia demi…

2 hari ago

Tempuh 192 Km Selama 22 Jam, Goweser Paliko Siap Meriahkan Gowes Merdeka 2026

Tempuh 192 km selama 22 jam, tiga Goweser Paliko dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota hadir…

2 hari ago