Categories: Dumai

22 KK di Kelurahan Guntung Mengungsi

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Sebanyak 22 kepala keluarga yang berada di Jalan Sidomulyo, RT 05 dan Jalan Sri Lestari RT 06, Kelurahan Guntung, Kecamatan Medang Kampai, terpaksa mengungsi karena banjir yang menggenangi pemukiman mereka selama dua hari belakangan.

Ketinggian air bervariasi dengan kisaran 30 cm hingga 70 cm meter yang menggenangi perumahan masyarakat tersebut, merupakan air hutan yang turun setelah beberapa hari Kota Dumai diguyur hujan dengan intensitas yang cukup tinggi.

Kabid Kedaruratan dan Logistik, Banda Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai Joko Susilo mengatakan, sampai saat adanya banjir yang terjadi di Kelurahan Guntung, Kecamatan Medang Kampai tersebut.

“Sudah empat hari permukiman warga Kelurahan Guntung khususnya di Jalan Sidomulyo dan Sri Lestari tergenang banjir, dengan ketinggian bervariasi antara 30 cm hingga 70 cm dan saat ini ada 22 kepala keluarga (KK) yang sudah mengungsi dari rumah mereka,” ujar Joko, Selasa (2/1).

Dikatakan Joko dari 22 KK yang mengungsi 15 KK di antaranya mengungsi secara mandiri dan 7 KK lainnya mengungsi di tempat pengungsian yang sudah disediakan oleh Pemko Dumai melalui BPBD dan Dinas Sosial.

“Air yang menggenangi permukiman masyarakat ini merupakan air hutan yang turun setelah dibukanya satu dari tiga kanal di perkebunan sawit. Di mana jumlah air meningkat di kanal perkebunan sawit akibat tingginya curah hujan sehingga air mengalir hingga ke pemukiman masyarakat,” terang Joko.

Meski Kelurahan Guntung digenangi banjir, namun di sejumlah daerah di Kota Dumai yang selama ini digenangi banjir, seperti kelurahan di Kota Dumai, Kelurahan Bumi Ayu, Bukit Datuk, dan Kelurahan Ratu Sima serta STDI, sudah surut.

Joko menjelaskan, saat ini warga yang terdampak banjir di Kelurahan Guntung memerlukan air bersih, dan pihaknya telah menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak banjir di Kelurahan Guntung.

Dirinya menjelaskan, bahwa pihaknya selalu sigap siaga dan standby 24 jam, jika ada warga yang membutuhkan pertolongan seperti melakukan evakuasi dan lainnya.

Dirinya mengaku, jika warga membutuhkan bantuan evakuasi akibat terdampak banjir, warga bisa menghubungi ke nomor 082387782809 dan 081365969850.

Joko mengimbau kepada masyarakat yang saat ini masih terdampak banjir, bisa tetap waspada dan berhati-hati, baik itu terhadap hewan hewan melata maupun hewan buas lainnya.

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap aliran listrik, karena kondisi banjir tentunya listrik sangat mudah tersengat,” imbaunya.(mx12/ade)

Laporan RPG, Dumai

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Siap Rebut Trofi Kemenangan, SMA Kalam Kudus Pekanbaru Sambut Roadshow Honda DBL 2026

Tim roadshow Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau hadir menyapa para pelajar SMA…

8 jam ago

Jembatan Sarang Elang Kecil di Batang Peranap Roboh, Dinas PUPRPKP Inhu Cari Solusi Penanganan

Dinas PUPRPKP Kabupaten Indragiri Hulu mencari solusi anggaran senilai Rp500 juta usai Jembatan Sarang Elang…

8 jam ago

Pameran Budaya Internasional 2026 UIN Suska Riau Suguhkan Roti Canai Hingga Teh Tarik Khas Malaysia

Konsulat Malaysia di Pekanbaru menggelar Pameran Kebudayaan Internasional 2026 di UIN Suska Riau dengan menyuguhkan…

8 jam ago

Pelebaran Jalan HR Soebrantas Ditargetkan Selesai Desember 2026, Sisi Depan Unri Jadi 16 Meter

Pemprov Riau melalui Dinas PUPR-PKPP mulai melebarkan Jalan HR Soebrantas dan Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru…

8 jam ago

Batal Diusulkan di Desa Wonosari, Dinsos Bengkalis Cari Lokasi Alternatif Pembangunan Sekolah Rakyat

Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkalis terkendala setelah lahan usulan di Desa Wonosari ditolak Kemensos…

1 hari ago

Modus Investasi Pengangkutan Batu Bara, Pria Berinisial S Ditangkap Polresta Pekanbaru

Satreskrim Polresta Pekanbaru menetapkan pria berinisial S sebagai tersangka penipuan investasi proyek pengangkutan batu bara…

1 hari ago