Categories: Metropolis

Warga Diimbau Tidak Beri Sumbangan ke Gepeng

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Masih maraknya keberadaan pengemis dan gelandangan (gepeng) menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Untuk meminimalisasinya, warga Kota Bertuah diminta tidak memberikan sumbangan kepada para gepeng.

”Dengan tidak memberi uang kepada gepeng dapat membantu pemerintah mengurangi aktivitas pengemis. Apabila terus menerima uang dari masyarakat tentu jumlahnya bertambah. Kami menyarankan agar menyalurkan sumbangan melalui lembaga resmi yang menghimpun donasi dari masyarakat,” ujar Kepala Satpol PP Pekanbaru Zulfahmi Adrian, Ahad (28/4).

Ia menjelaskan, jika masih ada masyarakat yang memberikan uang kepada para gepeng, hal tersebut akan semakin memarakkan keberadaan gepeng.

Ia mengungkapkan, keberadaan gepeng sangat dikeluhkan warga yang merasa terganggu dan juga dapat membahayakan pengguna jalan. Sebab para pengemis biasa beroperasi di perempatan jalan atau di persimpangan lampu merah.

”Satpol PP Kota Pekanbaru sudah beberapa kali melakukan penertiban terhadap gepeng bersama Dinas Sosial Kota Pekanbaru,” katanya.

Mereka menyasar sejumlah titik yang ramai gepeng. Seperti Simpang Tobek Godang dan Simpang Pasar Pagi Arengka. Dalam melakukan penertiban terdapat gepeng, petugas gabungan juga mendapati sejumlah anak punk.

”Kami tidak bawa ke kantor. Kami hanya beri imbauan dan peringatan, agar jangan menimbulkan keresahan,” katanya.

Ia pastikan, Satpol-PP tidak akan segan mengamankan anak punk atau para gepeng bila masih berada di lokasi tersebut.

”Penertiban akan rutin digelar,” janjinya.(dof)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Penuh Tawa dan Energi, Roadshow Kopi Good Day Hibur Siswa SMKN 4 Pekanbaru

Roadshow Kopi Good Day Goes to School hadir di SMKN 4 Pekanbaru, menghadirkan hiburan, kreativitas,…

3 jam ago

PKL Jualan Lewat Jam 01.00 WIB di Rohul Siap-siap Ditertibkan

Satpol PP Rohul mengingatkan PKL agar tidak berjualan melewati pukul 01.00 WIB. Pelanggar jam operasional…

3 jam ago

Pencurian Sawit dan Narkoba Dominasi Perkara di PN Bangkinang

Kasus pencurian sawit dan narkoba mendominasi perkara di PN Bangkinang. Dari 3.532 perkara masuk, sebagian…

3 jam ago

Jalan Langgam–Lubuk Ogung Rusak Parah, Truk Bertonase Berat Disorot

Jalan Langgam–Lubuk Ogung rusak parah akibat truk bertonase berat. Warga desak perbaikan dan penindakan tegas…

4 jam ago

Efisiensi Anggaran, Ratusan Mahasiswa PKH Siak Alami Tunda Bayar

Sebanyak 667 mahasiswa PKH di Siak terdampak tunda bayar UKT dan biaya hidup akibat efisiensi…

4 jam ago

Investasi Meranti Melonjak, Pemprov Riau Pasang Target Rp1,5 Triliun

Realisasi investasi Meranti 2025 mencatat rekor tertinggi dalam 10 tahun. Atas capaian itu, Pemprov Riau…

5 jam ago