Petugas melakukan cek kelaikan terhadap armada bus di Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) Pekanbaru, Rabu (20/3/2024). Pengecekan ini untuk memastikan armada bus beroperasi sesuai dengan standar layak jalan yang seharusnya. (EVAN GUNANZAR/RIAU POS )
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Petugas di Terminal Tipe A Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) Pekanbaru rutin melakukan ramp check atau pengecekan kelaikan kendaraan. Ini dilakukan untuk memastikan seluruh kendaraan yang beroperasi laik jalan. Setelah dilakukan ramp check, didapatkan sekitar 80 persen kendaraan angkutan di Terminal BRPS laik jalan.
Pengawas terminal Tipe A BRPS Pekanbaru, Bambang Armanto mengatakan, ramp check merupakan SOP semua terminal yang ada di Indonesia, termasuk Terminal BRPS Pekanbaru.
Setiap semua kendaraan yang berangkat dari terminal para penguji kami ada yang mempunyai kualifikasi sendiri untuk melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang akan berangkat. Artinya, jika ada kendaraan yang tidak laik jalan maka ditunda dulu untuk dilakukan perbaikan terlebih dahulu. Lanjutnya, jika kendaraan tersebut laik uji maka diberikan stiker telah dilakukan ramp check dan laik jalan dengan pemberlakuan stiker selama 14 hari.
”Ini merupakan SOP kami setiap keberangkatan bus di Terminal Tipe A BRPS Pekanbaru. Dari hasil pengujian yang dilakukan hampir 80 persen kendaraan angkutan bus di Terminal BRPS Pekanbaru laik jalan,” ujar Bambang Armanto, Rabu (20/3).
Lebih lanjut dikatakannya, apalagi Hari Raya Idulfitri ini tentunya akan terjadi peningkatan pergerakan masyarakat yang akan melakukan mudik atau pulang kampung. Untuk menjamin keselamatan penumpang yang mudik, ramp chek ini pun dilakukan. Bahkan, jika perlu akan melakukan penambahan petugas untuk melakukan ramp check.
Bambang Armanto menuturkan pemeriksaan yang dilakukan yaitu meliputi kaca, lampu, rem kemudi, klakson, hingga roda. Tetapi jika memang sangat fatal dan tidak layak uji seperti kaca pecah, ban gundul, wiper mati maka tidak diperkenankan untuk jalan. Dan harus diperbaiki terlebih dahulu.
”Kita tidak ada toleransi, kalau memang kendaraan tersebut tidak laik jalan maka harus diperbaiki terlebih dahulu,” tegasnya.(dof)
Satpol PP-PKP Kabupaten Kuansing menjaring enam wanita penghibur (LC) dan menyita miras dalam razia pekat…
Kabupaten Kepulauan Meranti menghadapi tantangan besar pengelolaan sampah, di mana dari 85 ton timbulan sampah…
Sebanyak enam bakal calon penghulu yang sempat gagal pada tahap pertama mengikuti tes mengaji susulan…
Pengecoran jalan akses Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang selesai 100 persen dan kini memasuki…
Sebanyak tujuh unit gudang di Kawasan Pergudangan Avian Jalan Siak II Pekanbaru ludes terbakar pada…
Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara penyaluran program Makan Bergizi Gratis bagi 39 ribu penerima…