Categories: Metropolis

HET Elpiji 3 Kg Masih Rp18 Ribu

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru meminta kepada seluruh pangkalan gas untuk menjual elpiji subsidi tabung ukuran 3 kilogram (kg) sesuai ketentuan yang berlaku. Di mana saat ini harga eceran tertinggi (HET) elpiji subsidi 3 kg masih Rp18 ribu per tabung.

Kepala Disperindag Pekanbaru Zulhelmi Arifin kepada Riau Pos, Senin (18/3) mengatakan, pihaknya bukan hanya meminta para pemilik pangkalan gas saja untuk mengikuti peraturan yang telah ditentukan dalam sistem jual beli elpiji subsidi.

Namun, pihaknya juga meminta kepada masyarakat agar ikut membantu pemko dalam mengawasi pangkalan gas.

Diakuinya, saat ini masih ditemukan pangkalan yang menjual elpji subsidi 3 kg di atas HET. Ia meminta jika masyarakat menemukan kecurangan yang dilakukan pihak pangkalan bisa segera melaporkan ke pemko melalui akun Instagram dpp_kotapekanbaru.

Zulhelmi juga memastikan sampai saat ini untuk harga elpiji subsidi 3 kg belum ada kenaikan harga. Masih di angka Rp18 ribu.

”Terkait dengan elpiji subsidi, saya ingin sampaikan bahwa harga elpiji itu belum ada kenaikan, tetap Rp18 ribu. Kalau ada yang menjual di atas Rp18 ribu, tolong sampaikan pada kami. Caranya melalui akun Instagram dpp_kotapekanbaru. Silakan nanti DM di situ, sampaikan kalau memang ada kecurangan,” jelasnya Zulhelmi.

Ia menambahkan, pihak sempat mendapatkan laporan ada pangkalan gas yang menjual elpiji subsidi di atas HET di Kecamatan Bina Widya. Di mana pangkalan gas tersebut mematok harga Rp22 ribu per tabung untuk elpiji 3 kg.

Setelah mendapatkan informasi tersebut pihaknya langsung turunkan tim dan langsung memberikan tindakan tegas dengan ambil tindakan saat itu juga, dan dia jual kembali dengan harga Rp18 ribu.

”Memang sampai sekarang informasi yang kami dapati itu banyak yang menjual tidak sesuai dengan HET. Jadi tolong informasikan kepada kami kalau menemukan kecurangan seperti ini,” imbaunya.

Dirinya juga berharap dalam pengawasan ini masyarakat ikut berkontribusi jika menemukan kecurangan lainnya di lapangan. Sebab jika hanya Disperindag yang melakukan pengawasan tentunya akan kurang efektif.

”Kami juga berharap bahwa dalam pengawasan ini tentu tidak sanggup jika hanya Disperindag sendiri karena kurang lebih ada 1.300-an pangkalan gas yang ada di Kota Pekanbaru. Tentu kami perlu bantuan dari masyarakat untuk menginformasikan kepada kami,” katanya.(ayi)

Redaksi

Recent Posts

Happy School Holiday Hadir, Nikmati Staycation Keluarga Nyaman di Khas Pekanbaru Hotel

Khas Pekanbaru Hotel menghadirkan promo Happy School Holiday mulai Rp485 ribu per malam untuk menemani…

9 jam ago

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Agung Nugroho Ajak ASN Perkuat Semangat Melayani

Wako Pekanbaru Agung Nugroho mengajak ASN menjadikan nilai Pancasila sebagai landasan kerja dan pelayanan publik…

9 jam ago

Unri Gelar MUED 2026, Dorong Kerja Sama Berkelanjutan dengan Dunia Industri dan Pemerintahan

MUED 2026 menjadi ajang Universitas Riau memperkuat kolaborasi berkelanjutan dengan mitra strategis melalui inovasi dan…

9 jam ago

Wabup Rohul Sidak PKS, Temukan Harga TBS Sawit Masih di Bawah Ketetapan Pemprov Riau

Wabup Rohul menemukan harga TBS sawit di sejumlah PKS masih di bawah ketetapan Pemprov Riau…

9 jam ago

MTQ Riau 2026 Siap Digelar di Kuansing, Sebanyak 816 Peserta Resmi Ditetapkan

Sebanyak 816 peserta MTQ ke-44 Provinsi Riau resmi ditetapkan. Kuansing sebagai tuan rumah mengklaim seluruh…

10 jam ago

Dua Anggota Polres Inhil Resmi Dipecat, Kapolres Tegaskan Tak Ada Toleransi Pelanggaran

Dua personel Polres Inhil resmi diberhentikan tidak dengan hormat. Kapolres menegaskan komitmen penegakan disiplin dan…

10 jam ago