Banyaknya lampu penerangan jalan umum (LPJU) tidak berfungsi membuat Jalan Soekarno Hatta gelap saat malam hari, Ahad (14/4/2024). (Evan Gunanzar/riau pos)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sejumlah ruas jalan protokol di dalam Kota Pekanbaru saat malam hari masih gelap. Sejumlah lampu penerangan jalan umum (LPJU) dalam kondisi tidak menyala. Masyarakat berharap, lampu-lampu jalan tersebut bisa menyala kembali, karena jalan menjadi rawan kecelakaan dan kejahataan.
Pantauan Riau Pos, Ahad (14/4) malam, ruas jalan yang minim penerangan karena LPJU-nya tidak berfungsi seperti di Jalan Soekarno Hatta, Jalan HR Soebrantas, dan Jalan Pattimura. Tampak hanya beberapa LPJU saja yang menyala. Sementara lampu lainnya tidak berfungsi dengan baik sehingga membuat suasana di malam hari menjadi gelap.
Salah seorang pengendara motor Wahyuni mengaku sudah beberapa hari terakhir selama Idulfitri sejumlah ruas jalan di Kota Pekanbaru mengalami pemadaman dan membuat masyarakat serta pengendara harus ekstra waspada ketika melintasinya.
”Ngeri juga kalau lewat jalan di Pekanbaru saat malam hari, apalagi kondisi jalannya tidak bagus, banyak yang berlubang. Ini kalau dibiarkan bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas, karena memang minim penerangan jalannya,” ucapnya.
Ia berharap pemerintah bisa segera melakukan perbaikan terhadap fasilitas umum yang ada di Kota Pekanbaru, sehingga masyarakat bisa kembali menikmati suasana malam Kota Bertuah dengan nyaman dan aman.
Hal senada juga diungkapkan oleh Arizal, salah seorang pengendara mobil yang melintas di Jalan Soekarno Hatta. Menurutnya kondisi ruas jalan di Kota Pekanbaru yang tidak terlalu baik harus diperhatikan oleh pemerintah dengan memastikan penerangan jalannya yang baik, agar pengendara bisa membedakan mana lubang dan badan jalan yang benar.
”Seharusnya bisa diperbaiki semua lampunya sebelum Idulfitri jadi pas masyarakat mudik melintas di Pekanbaru ada kesan yang baik bagi pemudik, ini malah sebaliknya,” katanya. Klaim Rutin Lakukan Perawatan LPJU
Sementara itu, Kepala Dishub Kota Pekanbaru Yuliarso mengatakan, pihaknya rutin melakukan perawatan atau perbaikan lampu PJU di beberapa ruas jalan di Pekanbaru. Hal itu guna memastikan kondisi LPJU guna memberikan pencahayaan bagi pengguna jalan sehingga pengguna jalan merasa aman dalam melakukan aktivitas perjalanan di malam hari.
”Lampu jalan yang kami kelola sekitar 49.000 unit. Jumlah ini belum termasuk PJU di jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Pusat dan Pemprov Riau,” ujar Yuliarso, Ahad (14/4).
Ia mengungkapkan, pihaknya tetap memantau penyebab padamnya lampu di beberapa ruas jalan. ”Karena, lampu jalan banyak yang mati itu ada di dua jalan kewenangan pusat dan Pemprov Riau. Apalagi saat ini, pihaknya sudah memiliki enam unit mobil pelayanan LPJU yang tersebar di 15 kecamatan. Kami rutin mengecek PJU di jalan protokol yang padam dengan mobil crane,” ungkap Yuliarso.(yls)
Laporan PRAPTI DWI LESTARI dan DOFI ISKANDAR, Kota
Grand Zuri Pekanbaru gelar Showcase Iftar Nusantara Ramadan 2026, perkenalkan paket buka puasa untuk klien…
PTPN IV PalmCo salurkan 6 juta bibit sawit bersertifikat, dampingi 93 koperasi dan dorong sertifikasi…
Mitsubishi hadirkan Destinator 55th Anniversary Edition berbasis varian tertinggi, berstatus limited dengan harga Rp520,5 juta.
Rayakan HUT ke-7, The Zuri Hotel Pekanbaru gelar donor darah dan kumpulkan 63 kantong untuk…
Pegadaian perkuat posisi sebagai investasi emas nomor 1, tawarkan layanan mudah, aman, dan dukung misi…
Polresta Pekanbaru ubah nama tiga Polsek sesuaikan pemekaran wilayah, demi permudah layanan kepolisian bagi masyarakat.