ILUSTRASI : RAHMAD/ADRI
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Seorang remaja bernama Naura memiliki tante bernama Imah yang biasa disapa Uwo.
Suatu hari, Naura diminta oleh ibunya untuk datang ke rumah Uwo mengantarkan makan sekaligus menjemput jilbab ibu yang tertinggal di sana. Sesampainya di rumah Uwo, Naura langsung menaruh makanan tersebut dan berbincang sedikit dengan Uwo.
”Wo, ini ada makanan dari ibu. Sekalian aku ambil jilbab ibu ya, Wo,” ujar Naura.
Uwo pun mengangguk namun tak menjawab dengan kata apapun.
Keesokan harinya, Naura ditegur oleh ibunya. Naura dituduh tidak sopan kepada Uwo. ”Nau, kamu kemarin kok manggil Uwo kayak gitu? Nggak sopan tahu,” ujar Ibu kepada Naura.
”Ha? Maksudnya? Emang ada yang salah?” jawab Naura.
”Tadi Uwo telepon. Katanya kamu manggil dia dengan sebutan ’Woy’,” terang ibu dengan nada mulai meninggi.
”Mana ada aku panggil Woy,” Naura mulai kesal dengan tuduhan tersebut.
”Kata Uwo kamu bilang gini, ’Woy, ini ada makanan dari ibu’. Emang iya gitu?” cecar ibu lagi.
”Astahgfirullah, Ibuuu.. Aku manggilnya Wo loh, bukan Woy. Pasti Uwo salah dengar, Bu,” ungkap Naura membela diri.(azr)
Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…
Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…
Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…
Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…
Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…
Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…