Categories: Hukum Kriminal

Dua Tersangka Ilog di Meranti Terancam Lima Tahun Penjara

SELATPANJANG(RIAUPOS.CO) – Kasus pembalakan liar atau illegal logging (Ilog) yang sempat diamankan oleh aparat kepolisian di Kecamatan Tebingtinggi Timur Kabupaten Kepulauan Meranti bulan lalu, kini terus tangani secara maraton oleh Polres Kepulaun Meranti..

Dari informasi yang diterima Riaupos.co melalui jajaran kepolisian setempat, kasus terus berlanjut terhadap dua orang saksi yang kini ditetapkan sebagai tersangka, yakni Bai dan Ono.

Mereka disangkakan Pasal 83 ayat (1) huruf b Jo Pasal 12 huruf e UU RI Nomor 18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan, sebagaimana dirubah dengan UU RI No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Untuk itu, ancaman hukuman pidana kurungan maksimal lima tahun penjara menanti kedua tersangka. Hal itu disampaikan oleh Kasat Polairud Polres Kepulauan Meranti AKP Yosi Marlius melalui jajarannya Ipda Andi Purba kepada wartawan, Senin (22/11/21) sore.

"Udah penyidikan itu kasusnya, mudah mudah secepatnya rampung," ungkapnya.

Dari hasil penyelidikan hingga penyidikan tersangka tidak mampu menunjukan dan mengakui, jika yang kayu olahan yang diamankan oleh aparat kepolisian itu tidak dilengkapi dokumen yang sah sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Adapun kronologis penangkapan berlangsung saat gelar patroli mereka bersama Ditpolairud Polda Riau pertengahan bulan lalu (23/10/21), di perairan Desa Tanjung Gadai Tebingtinggi Timur, Meranti.

Patroli dengan dua kapal yang berbeda. Satpolairud Polres Meranti menggunakan speedboat KP. IV-1701. sementara tim dari Polda Riau menggunakan speedboat IV-1006. Mereka mengamankan satu unit kapal tanpa nama beserta isinya yang sedang menarik rakitan kayu olahan di tempat kejadian perkara.

Adapun jumlah kayu yang rencananya akan dibawa ke Sawang Provinsi Kepulauan Riau oleh kedua tersangka tersebut, sebanyak belasan kubik untuk dijual kembali.

Laporan: Wira Saputra (Selatpanjang)
Editor: Hary B Koriun

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

5.000 Mangrove Ditanam di Desa Penyengat Pesisir Siak, Warga Bergerak Sebelum Abrasi Makin Parah

Warga Penyengat, Siak, menanam 5.000 mangrove secara swadaya untuk melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga…

3 jam ago

Pamit Keluar Rumah, Gadis 19 Tahun di Pekanbaru Tak Bisa Dihubungi

Tsabita Salsabila, 19 tahun, dilaporkan hilang di Pekanbaru. Ponselnya terakhir terdeteksi di Jalan Swakarya setelah…

4 jam ago

Gempa M7,7 Hantam NTT, 20 Orang Meninggal dan 2 Masih Tertimbun

Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…

4 jam ago

Mobil Konsumen Terbakar Saat di SPBU Pelalawan, Pertamina Amankan Lokasi dan Periksa CCTV

Kendaraan konsumen terbakar di SPBU Bandar Petalangan, Pelalawan. Pertamina menghentikan operasional sementara dan masih menyelidiki…

4 jam ago

SMAN 1 Bangkinang Juara HSBL 2026, SMAN Plus Riau Takluk 60-45 di Final

SMAN 1 Bangkinang kembali juara HSBL 2026 Seri Bangkinang usai menaklukkan SMAN Plus Riau dengan…

5 jam ago

3 Hektare Lahan Gambut di Kampar Terbakar, Petugas Masih Berjuang Padamkan Api

Tiga kebakaran lahan terjadi di Kampar hingga Sabtu sore. Petugas gabungan masih menangani lahan gambut…

5 jam ago