JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Petugas Polda Metro Jaya menangkap Muhammad Umar, pemuda yang mengancam memenggal kepala polisi terkait penahanan terhadap tersangka pelanggaran protokol kesehatan Habib Rizieq Shihab. Saat ini, pelaku masih diperiksa intensif di Mapolda Metro Jaya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus membenarkan soal penangkapan tersebut, namun tidak berbicara banyak karena yang bersangkutan masih dalam pemeriksaan.
"Masih diperiksa, besok saya sampaikan," kata Yusri saat dikonfirmasi di Jakarta, Ahad (13/12/2020).
Sebelumnya, rekaman video pendek pemuda berpeci mengancam polisi beredar luas di media sosial, Ahad (13/12/2020). Dalam tayangan, tampak pria tersebut dengan penuh emosi mengeluarkan kata-kata caci maki ke polisi lantaran menangkap Imam Besar Front Pembela islam (FPI) Habib Rizieq.
Adapun isi video viral tersebut adalah sebagai berikut: "Assalamulaikum, saya Muhammad Umar. Jikalau Habib Rizieq kena tangkap. Polisi akan berhadapan dengan saya. Dan saya akan penggal kepala polisi. Ingat itu, woi polisi ingat itu," ujarnya dalam video yang viral.
Dengan cepat video pendek berdurasi 22 detik ini pun disebar netizen. Mereka berharap polisi mengambil tindakan cepat untuk menangkapnya.
Diketahui, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab resmi ditahan pada Ahad (13/12/2020) dini hari. Habib Rizieq ditahan usai diperiksa selama 14 jam oleh penyidik Polda Metro Jaya sebagai tersangka kasus kerumunan di Petamburan pada 14 November 2020.
Saat keluar dari ruang pemeriksaan, tangan Habib Rizieq tampak diborgol. Sebelum ditahan dia sempat berpesan agar jangan ada lagi diskriminasi hukum.
Sumber: Antara/Pojoksatu/JPNN
Editor: Hary B Koriun
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…
Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…
Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…