pelaku-curanmor-positif-narkoba
SENAPELAN (RIAUPOS.CO) – Unit Reskrim Polsek Senapelan berhasil mengamankan dua orang pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di Jalan Swadaya, Kecamatan Tenayan Raya, Senin (28/3). Adapun pelaku adalah SF (45) dan RF (21) diamankan setelah aksinya sempat terekam kamera pengintai CCTV.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Dr Pria Budi melalui Kapolsek Senapelan Kompol Arry Prasetyo mengatakan, sebelumnya pelaku sempat melakukan aksi pencurian sepeda motor di Jalan Sutomo, Kecamatan Limapuluh Kota. Penangkapan kedua pelaku berawal dari adanya laporan masyarakat yang melihat pelaku sesuai dengan ciri-ciri rekaman CCTV sekolah.
"Kejadian terjadi di Jalan Sutomo tepatnya di SMP Negeri 4 Pekanbaru. Saat itu pelaku SF (45) bersama temannya RF (21) melakukan pencurian motor dengan masuk kehalaman sekolah tersebut,” ujar Kompol Arry, Selasa (29/3).
Dari kedua pelaku Tim Opsnal Jembalang Polsek Senapelan berhasil mengamankan barang bukti 1 unit sepeda motor yang digunakan sebagai sarana kejahatan dan 1 buah flash disc berisikan rekaman CCTV tempat kejadian.
"Dari hasil pengembangan yang kami lakukan kedua tersangka baru sekali melakukan aksinya tersebut dan motor hasil curian tersebut di akui telah dijual kepada orang yang tidak dikenal sebesar Rp1,6 juta,” ungkap Kapolsek Senapelan.
Bahkan, dari hasil tes urine yang pelaku inisial RF (21) positif menggunakan narkotika. Dari kejadian tersebut nilai kerugian yang dialami korban ditaksir senilai Rp17,6 juta. Keduanya terancam pasal 363 KUH-Pidana.(bay)
Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…
Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…
Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…
Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…
Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…
Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…