Categories: Kesehatan

Tak Berdasarkan Urutan Datang, UGD Utamakan Pasien Paling Kritis

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Suasana Unit Gawat Darurat (UGD) kerap memunculkan pertanyaan dari keluarga pasien karena ada yang datang lebih dahulu tetapi harus menunggu, sementara pasien lain yang baru tiba justru langsung ditangani. Kondisi ini sering menimbulkan kesalahpahaman, padahal terdapat sistem medis khusus yang dirancang untuk menyelamatkan nyawa dalam hitungan menit.

Spesialis Emergensi RS Awal Bros Group, Kristina Agustini Wiraputri, menjelaskan bahwa UGD tidak bekerja berdasarkan urutan kedatangan pasien, melainkan menggunakan sistem triase.

Triase merupakan metode seleksi medis untuk menentukan tingkat kegawatdaruratan pasien. Melalui sistem ini, pasien dengan kondisi paling kritis seperti henti jantung, stroke berat, trauma kecelakaan serius, atau gangguan pernapasan akut akan mendapatkan penanganan terlebih dahulu tanpa penundaan.

Penilaian triase dilakukan secara cepat dan sistematis oleh dokter serta perawat yang memiliki kompetensi khusus di bidang kedokteran emergensi. Dokter Spesialis Emergensi Medik (SpEM) memang disiapkan untuk menangani kondisi klinis gawat darurat.

Menurutnya, dalam situasi kegawatdaruratan, waktu menjadi faktor penentu keselamatan pasien. Penanganan diprioritaskan kepada mereka yang membutuhkan intervensi medis segera.

“Dalam kegawatdaruratan, waktu adalah faktor penentu. Kami tidak melihat siapa yang datang lebih dulu, tetapi siapa yang paling membutuhkan intervensi segera. Satu menit bisa sangat berarti dalam kasus serangan jantung atau stroke,” ujarnya.(ayi)

Redaksi

Recent Posts

Inggris Percaya Diri Hadapi Fase Gugur, Declan Rice Klaim Timnya Punya Penendang Penalti Terbaik

Declan Rice yakin Inggris memiliki deretan penendang penalti terbaik jelang fase gugur Piala Dunia 2026…

11 jam ago

Resmi Mulai 1 Juli 2026, Harga Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex Turun

Pertamina resmi menurunkan harga BBM nonsubsidi mulai 1 Juli 2026. Pertamina Dex, Dexlite, Pertamax Turbo…

14 jam ago

BRK Syariah Gandeng SMPN 37 Pekanbaru, Edukasi Keuangan dan Buka Ratusan Rekening SimPel

BRK Syariah membuka 300 rekening SimPel di SMPN 37 Pekanbaru sekaligus mengedukasi siswa tentang pentingnya…

15 jam ago

Buron Kasus Penganiayaan Maut di Rumbai Akhirnya Menyerahkan Diri ke Polisi

Terduga pelaku penganiayaan yang menewaskan seorang pria di Rumbai menyerahkan diri ke Polresta Pekanbaru dan…

16 jam ago

Kolaborasi TSA Unri dan Tanoto Fellow Tingkatkan Numerasi Siswa SD Lewat Permainan Edukatif

TSA Unri dan Tanoto Fellow Riau menghadirkan pembelajaran numerasi berbasis permainan di SDN 57 Pekanbaru…

16 jam ago

Pemko Pekanbaru Jamin Siswa Kurang Mampu Dapat 5 Setel Seragam Sekolah Gratis

Pemko Pekanbaru menyiapkan lima setel seragam dan perlengkapan sekolah gratis bagi 7.000 hingga 8.000 siswa…

16 jam ago