Tim Unit Gawat Darurat RS Awal Bros Group foto bersama sebelum memberikan pelayanan kegawatdaruratan, Senin (23/2/2026). AWAL BROS GRUP UNTUK RIAU POS
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Suasana Unit Gawat Darurat (UGD) kerap memunculkan pertanyaan dari keluarga pasien karena ada yang datang lebih dahulu tetapi harus menunggu, sementara pasien lain yang baru tiba justru langsung ditangani. Kondisi ini sering menimbulkan kesalahpahaman, padahal terdapat sistem medis khusus yang dirancang untuk menyelamatkan nyawa dalam hitungan menit.
Spesialis Emergensi RS Awal Bros Group, Kristina Agustini Wiraputri, menjelaskan bahwa UGD tidak bekerja berdasarkan urutan kedatangan pasien, melainkan menggunakan sistem triase.
Triase merupakan metode seleksi medis untuk menentukan tingkat kegawatdaruratan pasien. Melalui sistem ini, pasien dengan kondisi paling kritis seperti henti jantung, stroke berat, trauma kecelakaan serius, atau gangguan pernapasan akut akan mendapatkan penanganan terlebih dahulu tanpa penundaan.
Penilaian triase dilakukan secara cepat dan sistematis oleh dokter serta perawat yang memiliki kompetensi khusus di bidang kedokteran emergensi. Dokter Spesialis Emergensi Medik (SpEM) memang disiapkan untuk menangani kondisi klinis gawat darurat.
Menurutnya, dalam situasi kegawatdaruratan, waktu menjadi faktor penentu keselamatan pasien. Penanganan diprioritaskan kepada mereka yang membutuhkan intervensi medis segera.
“Dalam kegawatdaruratan, waktu adalah faktor penentu. Kami tidak melihat siapa yang datang lebih dulu, tetapi siapa yang paling membutuhkan intervensi segera. Satu menit bisa sangat berarti dalam kasus serangan jantung atau stroke,” ujarnya.(ayi)
Declan Rice yakin Inggris memiliki deretan penendang penalti terbaik jelang fase gugur Piala Dunia 2026…
Pertamina resmi menurunkan harga BBM nonsubsidi mulai 1 Juli 2026. Pertamina Dex, Dexlite, Pertamax Turbo…
BRK Syariah membuka 300 rekening SimPel di SMPN 37 Pekanbaru sekaligus mengedukasi siswa tentang pentingnya…
Terduga pelaku penganiayaan yang menewaskan seorang pria di Rumbai menyerahkan diri ke Polresta Pekanbaru dan…
TSA Unri dan Tanoto Fellow Riau menghadirkan pembelajaran numerasi berbasis permainan di SDN 57 Pekanbaru…
Pemko Pekanbaru menyiapkan lima setel seragam dan perlengkapan sekolah gratis bagi 7.000 hingga 8.000 siswa…