Categories: Pendidikan

Kolaborasi TSA Unri dan Tanoto Fellow Tingkatkan Numerasi Siswa SD Lewat Permainan Edukatif

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tanoto Scholars Association (TSA) Universitas Riau (Unri) berkolaborasi dengan Tanoto Fellow Riau menghadirkan pembelajaran numerasi berbasis permainan di SD Negeri 57 Pekanbaru. Program ini menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas pembelajaran numerasi melalui pendekatan belajar yang aktif, menyenangkan, dan melibatkan peserta didik secara langsung.

Berdasarkan rilis yang diterima Riau Pos dari Media and Communication Coordinator Tanoto Foundation, Dede Suhendra, kegiatan tersebut merupakan implementasi Signature Project TSA Universitas Riau yang mengusung semangat pay it forward. Program ini mendorong penerima manfaat Beasiswa TELADAN Tanoto Foundation untuk berbagi pengetahuan sekaligus memberikan manfaat kepada masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, TSA Universitas Riau bekerja sama dengan Tanoto Fellow Riau, Ghefira Anedin dan Eka Hermansyah, untuk memberikan pendampingan kepada guru dan peserta didik di SD Negeri 57 Pekanbaru.

Dede Suhendra menjelaskan, kolaborasi tersebut berangkat dari masih adanya tantangan dalam peningkatan capaian numerasi peserta didik di Provinsi Riau. Sejumlah indikator pada Rapor Pendidikan menunjukkan bahwa penguatan kompetensi numerasi masih menjadi salah satu prioritas dalam peningkatan mutu pembelajaran.

“Menjawab tantangan tersebut, tim menghadirkan pengalaman belajar yang lebih aktif melalui pendekatan play-based learning,” ujar Dede Suhendra, Senin (29/6).

Salah satu metode yang diterapkan ialah permainan numerasi menggunakan Face Changing Cube (FCC), yaitu media berbentuk kubus yang dapat disusun menjadi berbagai pola sesuai tantangan yang diberikan. Permainan tersebut mengombinasikan kemampuan berhitung, penalaran logis, penyusunan strategi, hingga pemecahan masalah dalam suasana belajar yang kolaboratif.

Selama kegiatan berlangsung, peserta didik dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil berdasarkan hasil pre-test. Masing-masing kelompok kemudian mengerjakan soal numerasi yang telah disesuaikan dengan tingkat kemampuan mereka.

Setiap jawaban yang benar memberikan kesempatan kepada kelompok untuk memperoleh satu kubus FCC yang digunakan menyusun pola tertentu. Kelompok yang paling cepat dan tepat menyelesaikan tantangan menjadi pemenang dengan menekan bel sebagai tanda keberhasilan.

Melalui pendekatan tersebut, siswa tidak hanya mengasah kemampuan numerasi, tetapi juga belajar bekerja sama, meningkatkan kemampuan berkomunikasi, berpikir kritis, serta menyusun strategi bersama anggota kelompok. Proses pembelajaran pun berlangsung lebih interaktif, kompetitif, dan menyenangkan.

Redaksi

Recent Posts

Sempat Ditahan Dua Bulan, Pelaku Pencurian Ponsel dan Penadah Bebas Lewat Restorative Justice

Kejari Pekanbaru menghentikan penuntutan perkara pencurian dan penadahan di Rumbai Timur melalui mekanisme restorative justice…

20 jam ago

Perluas Jaringan di Riau, QJMotor Resmi Buka Dealer Lintas 3S di SM Amin Pekanbaru

Merek sepeda motor QJMotor resmi hadir di Kota Pekanbaru melalui peresmian dealer 3S di Jalan…

21 jam ago

Dipromosikan Jadi Kabaharkam Polri, Irjen Pol Herry Heryawan Tinggalkan Polda Riau

Jabatan Kapolda Riau resmi berganti dari Irjen Pol Herry Heryawan kepada Irjen Pol Arman Achdiat…

21 jam ago

Menyapa SMAN 9 Pekanbaru, Roadshow Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau Berjalan Semarak

Tim roadshow Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau hadir di SMAN 9 Pekanbaru,…

1 hari ago

Sertijab di Polres Kampar, Kompol Nurman Resmi Jabat Kapolsek Kampar Kiri

Polres Kampar menggelar upacara sertijab Kapolsek Kampar Kiri dari Kompol Rusyandi Z Siregar kepada Kompol…

1 hari ago

Soroti HGB STC, Kasi Datun Kejari Pekanbaru Tegaskan Paksa Perpanjang Masuk Perbuatan Melawan

Kejari Pekanbaru menegaskan perpanjangan HGB STC berpotensi melanggar hukum, sementara BPKP Riau menyoroti potensi kerugian…

2 hari ago