(dok.riaupos.co)
GAZA (RIAUPOS.CO) – Solusi dua negara untuk mengatasi konflik Israel-Palestina bakal sulit terlaksana. Itu karena kelompok sayap kanan yang berkuasa di Israel tidak menginginkan terbentuknya negara Palestina yang merdeka dan berdaulat. Menteri Keuangan Bezalel Smotrich kemarin (15/2) menegaskan sikap tersebut.
’’Sebanyak 1.400 orang dibunuh dan dunia ingin memberi mereka sebuah negara. Tidak akan terjadi. Berdirinya negara Palestina berarti berdirinya negara Hamas,’’ bunyi unggahan Smotrich di akun X miliknya
Smotrich lupa bahwa Pasukan Pertahanan Israel (IDF) telah membantai 28.576 penduduk Gaza. Jauh sebelum serangan 7 Oktober, Israel juga membunuh ribuan penduduk Palestina di Gaza maupun Tepi Barat. Israel pun telah mengambil paksa tanah milik penduduk Palestina.
Tidak cukup sampai di situ, Israel berencana tetap melanjutkan genosida yang mereka lakukan di Gaza. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersikeras pasukannya akan maju ke kota Rafah di Gaza. Dia telah memerintahkan pasukannya untuk bersiap menggelar serangan darat.
Israel telah mengabaikan peringatan dari banyak kepala negara. Presiden Prancis Emmanuel Macron menelepon Netanyahu pada Rabu (14/2). Prancis dengan tegas menentang serangan ke Rafah yang hanya dapat menyebabkan bencana kemanusiaan yang lebih besar.
PM Australia, Kanada dan Selandia Baru juga mengeluarkan pernyataan bersama yang mengungkapkan keprihatinan atas operasi di Rafah. ’’Kami mendesak pemerintah Israel untuk tidak mengambil jalan ini. Dampak operasi militer yang diperluas terhadap warga sipil Palestina akan sangat menghancurkan,’’ bunyi pernyataan bersama tersebut seperti dikutip The Guardian.(sha/bay/jpg)
Program sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Rohul mendapat apresiasi warga karena membantu meringankan…
Afrika Selatan mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dan…
BRK Syariah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak masyarakat berpartisipasi demi terwujudnya data ekonomi…
Mahasiswa Umri menjadi korban pemukulan saat aksi di DPRD Riau. IMM Pekanbaru mendesak aparat mengusut…
Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…
Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…