Paul Alexander, pria yang hidup dengan paru-paru besi selama 70 tahun, saat diwawancarai media lima tahun lalu. (The Dallas Morning News)
DALLAS (RIAUPOS.CO) – Perjuangan Paul Alexander melawan polio harus terhenti pada Senin (11/3). Pria 78 tahun itu dikenal sebagai salah satu orang terakhir yang hidup dalam ’’paru-paru besi’’.
Hidup Alexander kecil memang tak seberuntung bocah lain. Pada 1952 saat berusia 6 tahun, dia mulai terjangkit polio dan lumpuh seumur hidup. Kondisi itu membuatnya hanya mampu menggerakkan kepala, leher, dan mulutnya. Saat itu adalah puncak epidemi polio. Lebih dari 21.000 kasus polio lumpuh tercatat pada tahun itu di AS.
Saat wabah polio besar-besaran melanda AS pada akhir 1950-an, ratusan anak di sekitar Dallas, Texas, termasuk Alexander, dibawa ke Rumah Sakit Parkland. Di sana, anak-anak dirawat di bangsal paru-paru besi. Saat itu dokter menyadari bahwa dia tidak bernapas dan membawanya ke paru-paru besi.
Sejak saat itu, hidup Alexander bergantung pada alat tersebut. Wujudnya adalah sebuah silinder logam besar yang mengubah tekanan udara untuk merangsang pernapasan. Kisah itu juga termuat dalam otobiografinya, Three Minutes for a Dog: My Life in an Iron Lung.
Dilansir dari CNN, kepergian pria bernama lengkap Paul Richard Alexander itu diumumkan di laman penggalangan dana GoFundMe. Situs itu selama ini mendukung biaya perumahan dan perawatan kesehatannya. ’’Sungguh luar biasa membaca semua komentar dan mengetahui begitu banyak orang terinspirasi oleh Paul,” kata saudaranya. (dee/bay/jpg)
Polsek Bukit Raya menangkap terduga pelaku pencurian 25 unit iPhone di Marpoyan Damai dengan kerugian…
Empat lagu daerah Rokan Hulu resmi mendapat sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal dari Kemenkum RI.
Harga Minyakita di Kepulauan Meranti masih sesuai HET meski stok terbatas dan belum memenuhi kebutuhan…
Bupati Kuansing bertemu Sekdaprov Riau membahas persiapan MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau yang digelar Juni…
Kajati Riau melantik sejumlah pejabat struktural, termasuk Fredy Feronico Simanjuntak sebagai Kajari Rokan Hulu.
Bapanas mempertanyakan distribusi Minyakita di Riau setelah menemukan harga minyak goreng tersebut tembus Rp20 ribu…