Categories: Internasional

Warga Muslim AS Suarakan Uncommitted Vote

JERUSALEM (RIAUPOS.CO) – HUBUNGAN Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden AS Joe Biden makin berjarak. Dilansir dari Agence France-Presse (AFP), Netanyahu menolak komentar Biden yang sebelumnya menyebut bahwa kebijakan Israel terhadap serangan di Gaza ‘lebih banyak merugikan Israel dibanding membantu Israel’.

’’Jika yang dimaksud Biden adalah bahwa saya memberlakukan kebijakan pribadi yang bertentangan dengan suara mayoritas (dan) keinginan mayoritas warga Israel, dan bahwa hal ini merugikan Israel, maka ia salah dalam dua hal tersebut,’’ kata Netanyahu kepada media Politico, Ahad (10/3) waktu setempat.

Kepada Politico, Netanyahu juga membantah angka kematian yang dirilis Kementerian Kesehatan di Gaza. Ia berdalih bahwa angka tersebut termasuk ‘setidaknya 13.000 petempur teroris’ yang dibunuh oleh pasukan Israel.

Pernyataan itu disampaikan Netanyahu selang satu hari usai Biden mengatakan bahwa dia ‘harus lebih memikirkan nyawa orang-orang tak berdosa yang hilang akibat tindakannya’ di Gaza. Meski sikapnya tetap mendukung Israel, namun belakangan Biden memang menunjukkan kekecewaannya kepada sekutunya itu. Namun, Netanyahu memilih masa bodoh.

Dia bahkan mengklaim bahwa kebijakannya mendapat dukungan dari mayoritas rakyat Israel. ’’(Penduduk Israel) mendukung tindakan yang kami ambil untuk menghancurkan sisa batalion teroris Hamas,’’ jelasnya.

Di lain sisi, dukungan yang diberikan AS kepada Israel berdampak pada tergerusnya suara Biden dalam pemilu. Sebagai bentuk protes pada kondisi di Gaza, puluhan ribu warga AS memberikan uncommitted vote daripada harus memilih kembali Biden. Warga AS keturunan Arab dan muslim di Kota Dearborn, Michigan, secara terbuka menyampaikan rasa jengkelnya kepada Biden.

’’Pengkhianatan, anggapan bahwa partai Demokrat beretika, membela hak asasi manusia dan melindungi kelompok minoritas, semua itu sudah tidak ada,’’ ujar Samraa Luqman, salah satu ketua gerakan “Abandon Biden” atau “Abaikan Biden”.

Luqman bahkan membantu menggerakkan warga untuk memberikan uncommitted vote pada pemilu pendahuluan di Michigan bulan lalu. Uncommitted vote itu memiliki arti bahwa menggunakan hak suara untuk partai, tetapi tidak memilih kandidat yang tertera di surat suara.

’’Mayoritas warga AS keturunan Arab terdaftar sebagai pendukung Partai Demokrat, sekitar 2 banding 1 dari pendukung Partai Republik. Politik Timur Tengah jelas mempengaruhi sebagian besar pemilih AS keturunan Arab dan muslim, dan bagaimana mereka memutuskan siapa yang akan dipilih di surat suara,’’ kata pengamat dari University of Michigan-Dearborn Amny Shuraydi.

Sementara itu, pada malam jelang hari pertama Ramadan di AS, Biden dan istrinya Jill memberikan ucapan selamat kepada umat Islam. ’’Jill dan saya menyampaikan selamat dan doa kepada muslim di seantero negeri dan seluruh dunia,’’ kata Biden dalam pernyataan tertulis. Ucapan Ramadan itu juga disertai dengan rasa keprihatinannya terhadap kondisi di Gaza.(dee/bay/esi)

Laporan JPG, Jerusalem

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Miris! Tiga Anak di Siak Setiap Hari Mengemis, Orang Tua Diberi Ultimatum

Tiga anak di Siak tak lagi sekolah dan setiap hari mengemis di jalan. Dinsos turun…

3 jam ago

Fazya-Halda Dinobatkan sebagai Bujang Dara Meranti 2026, Siap Melangkah ke Tingkat Riau

Muhammad Fazya Kurniawan dan Halda Mirsyanda terpilih sebagai Bujang Dara Meranti 2026 dan akan mewakili…

4 jam ago

MUI Ingatkan Warga Jelang Agustusan: Soal Pakaian Karnaval hingga Hadiah Lomba

MUI mengingatkan masyarakat soal ketentuan agama dalam karnaval dan lomba Agustusan, termasuk busana serta penggunaan…

4 jam ago

Target 100 Pohon per Gudep, Wali Kota Pekanbaru Libatkan Pramuka dalam Green City

Wali Kota Pekanbaru mendorong Pramuka menjadi pelopor green city dengan target setiap gudep menanam dan…

4 jam ago

23,6 Kilometer Jalan Rusak di Pekanbaru Sudah Diperbaiki, Ini Ruas yang Masih Digarap

Perbaikan jalan di Pekanbaru terus dikebut. Dari target lebih dari 42 kilometer, sebanyak 23,6 kilometer…

5 jam ago

Karhutla di Inhu Meluas hingga 50 Hektare, Api Mulai Merangsek ke Hutan Primer

Karhutla di Sungai Guntung Hilir, Inhu, meluas hingga 50 hektare dan sulit dipadamkan karena asap…

8 jam ago