Categories: Gaya Hidup

Bersahaja, Sesuaikan dengan Selera

Keindahan tak selalu ditemukan dalam hal-hal yang besar. Dalam kesederhanaan, nilai keindahan justru bisa terlihat jelas. Hal ini diterapkan Desi Kurniasih dalam desain interior rumahnya. Huniannya tampak estetik dalam balutan kesederhanaan.

(RIAUPOS.CO) – Unsur estetika atau keindahan tersebut didapat dari penyesuaian selera dari masing-masing penghuni rumah. Kata Desi, ia melibatkan anak-anaknya juga urusan dekorasi. Menurutnya, selera anak-anak juga penting demi memberikan kenyamanan dan membuat betah anak-anak berada di rumah.

"Tema saya ke arah estetika. Anak-anak juga dilibatkan untuk mendekor kamarnya masing-masing,’’ ujar pemilik akun Instagram @desi_kurniasih25 ini.

Alhasil, kamar anaknya pun tampak sangat tematik. Agar semakin estetik dan berkesan, karya sang anak berupa gambar juga ditempel sebagai wall décor. Ini menurut Desi sebagai bentuk apresiasinya terhadap buah hatinya. "Bagi ku, menghargai hasil karya anak itu sangatlah penting untuk membangun karakter psikologi dalam diri anak-anak. Agar dapat saling menghargai terhadap karya orang lain. Selain itu, menghargai karya anak juga dapat membangun semangatnya untuk terus berkarya,’’ paparnya.

Ibu rumah tangga ini juga memasukkan berbagai konsep dekorasi dalam huniannya. Perpaduan konsep minimalis, scandinavian, tradisional dan shabby chic terlihat bercampur dengan akur. Misalnya di area ruang tamu, konsep tradisional tampak dari pemilihan kursi kayu dengan ukiran etnik.

Namun, untuk dinding, ia menggunakan wallpaper dengan nuansa minimalis yang membuatnya tetap terkesan estetik.

Tambahan aneka tanaman hias juga menambah kesegaran di dalam rumah. Keberadaan tanaman ini terlihat hampir di seluruh ruangan. Baik tanaman hidup maupun artifisial. Bahkan, di area teras atau balkon belakang rumahnya juga didekor khusus dengan aneka tanaman hijau. Ini membuat fungsi area balkon sebagai tempat bersantai dan rehat menjadi semakin terasa.

Secara keseluruhan, dekorasi hunian milik wanita yang tertarik dengan dunia kuliner ini tampak sangat bersahaja. Sentuhan tulus dan kumpulan selera masing-masing penghuni rumah membuatnya menjadi kesatuan yang berkesan.

Jadi, walaupun tren dekorasi rumah terus berkembang, selera dan kenyamanan penghuninya tetap harus menjadi pondasi dalam mendekor. Agar kenyamanan dan karakter pemiilknya tetap tercermin dalam dekorasi tersebut.***

Laporan  SITI AZURA, Pekanbaru

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Tukang Ojek di Bengkalis Dibacok Penumpang, Kepala dan Tangan Terluka

Tukang ojek di Bengkalis dibacok penumpang menggunakan parang setelah mengantar ke Desa Kembung Baru. Korban…

8 jam ago

Prabowo Copot Purbaya dari Menkeu, Suahasil Nazara Resmi Gantikan

Prabowo mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari Menteri Keuangan dan melantik Suahasil Nazara sebagai penggantinya pada…

9 jam ago

3.500 Pramuka Ikuti Apel Hari Pramuka ke-65 di Pekanbaru, Wako Dorong Aksi Nyata

Sekitar 3.500 Pramuka mengikuti Apel Hari Pramuka ke-65 di Pekanbaru. Wako Agung Nugroho mendorong aksi…

9 jam ago

Kabut Asap Pekanbaru Tebal, Citilink QG936 Sempat Berputar Sebelum Mendarat

Kabut asap di Pekanbaru membuat jarak pandang hanya 1.600 meter. Citilink QG936 sempat holding sebelum…

10 jam ago

Dugaan Korupsi Anggaran Kendaraan Dinas Meranti, Ketua DPRD Minta Hormati Proses Hukum

Ketua DPRD Kepulauan Meranti meminta semua pihak menghormati proses hukum Kejari terkait dugaan korupsi anggaran…

1 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Series Hari Kedua Sajikan Delapan Pertandingan

HSBL 2026 Pekanbaru Series memasuki hari kedua dengan delapan pertandingan di GOR Tribuana, termasuk laga…

1 hari ago